Pembiayaan Fintech Per Agustus Capai Rp 26,10 Triliun, Ini Pendorongnya

Kompas.com - 04/10/2021, 19:25 WIB

Selain itu, dengan terus bertumbuhnya penyaluran pinjaman usaha Akseleran setiap bulannya dan tetap rendahnya angka kredit macet (NPL) Akseleran yang saat ini berada di 0,08 persen dari total penyaluran pinjaman usaha secara kumulatif, pihaknya optimistis untuk proyeksi di akhir tahun ini dapat mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 2 triliun.

"Kondisi ini didukung dengan kenaikan cakupan proteksi asuransi kredit pada setiap kampanye pinjaman yang ada di Akseleran sebesar 99 persen dari nilai pokok pinjaman per 1 September 2021 dari sebelumnya sebesar 90 persen," sambung Ivan.

Sementara itu dalam meningkatkan bisnis, Akseleran juga melakukan ekspansi dengan terus melakukan partnership dengan lebih banyak lagi platform digital dan corporate anchor. Dari partnership tersebut Akseleran bisa menyalurkan lebih banyak pinjaman supply chain financing dan online merchant financing.

Baca juga: OJK: Restrukturisasi Pinjaman P2P Lending Maksimal Rp 2 Miliar Per Peminjam

"Kami juga tingkatkan digitalisasi layanan kami, agar proses pengajuan pinjaman bisa seamless, untuk itu kami menghubungkan platform kami dengan mitra kami melalui API," kata Ivan.

Selain itu, pihaknya juga terus memperkuat perluasan penyaluran pinjaman usaha Akseleran di luar Pulau Jawa, antara lain di Kalimantan, Riau, Sulawesi, Maluku, dan Sumatra yang masuk ke dalam 10 besar wilayah di Indonesia dengan penyaluran pinjaman usaha terbesar Akseleran.

Wilayah-wilayah tersebut memang memiliki potensi UMKM yang memiliki lini usaha yang cocok dengan Akseleran, khususnya di sektor Engineering/Construction, Coal & Related Energy, Power, Oil & Gas, Business & Consumer Service, dan Electrical Equipment.

"Di sisi lain, kami juga akan terus meningkatkan penyaluran pinjaman usaha di Pulau Jawa yang selama ini memberikan kontribusi besar, yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah," ujar Ivan.

Hingga bulan September 2021, Grup Modalku juga telah berhasil menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp 26 triliun kepada lebih dari 4,8 juta pinjaman di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand dan Malaysia.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Outstanding pembiayaan fintech per Agustus capai Rp 26,10 triliun, ini pendorongnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.