Deklarasi Luhut for President, Jubir: Tidak Pernah Terpikir Nyapres

Kompas.com - 04/10/2021, 20:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar poster dari grup Whatsapp yang bertuliskan Deklarasi LBP for President RI 2024. Deklarasi tersebut rencananya akan berlangsung di sebuah kafe di kawasan Jakarta Pusat, pada 9 Oktober 2021.

Mereka menamakan Sahabat LBP singkatan panggilan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Mengenai informasi yang beredar, Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi menyatakan bahwa deklarasi pimpinannya tersebut tidak benar. Karena untuk bisa mengabdi kepada negara, Luhut tak harus menjadi Presiden.

Baca juga: Genap Berusia 74 Tahun, Luhut Ungkap Rasa Syukur dan Penyesalan

 

"Tidak benar, orang iseng saja kali. Pak Menko (Luhut) selalu bilang mengabdi itu enggak harus jadi presiden," katanya kepada Kompas.com, Senin (4/10/2021).

Jodi menjelaskan, Luhut ketika pada tahun tersebut akan lebih fokus terhadap yayasan pendidikan yang dirintisnya bersama sang istri Devi Pandjaitan pada 2001 lalu, yakni Yayasan Del.

Sampai sekarang, Luhut tidak ada berniat untuk menyalonkan diri menjadi calon presiden pada 2024 mendatang.

"Pak Luhut 2024 akan fokus ke yayasannya saja. Tidak pernah terpikir untuk nyapres. Beliau bisa mengukur diri lah," ucapnya.

Baca juga: Jubir: Pak Luhut Orangnya Sangat Terbuka, Sangat Bisa Terima Kritik

Namun, ia sendiri sudah tidak heran dengan isu negatif yang kerap disebar. Sebagai contoh, ia menyebutkan, sejak awal adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saja, sudah banyak orang yang berpikiran negatif serta dijadikan bahan ejekan maupun hinaan yang targetnya tak lain kepada mantan Menko Polhukam ini.

"Banyak orang yang negative thinking sama Pak Menko (Luhut). Contohnya di awal-awal PPKM semua pada bully beliau," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.