Landasan Bandara Ambles, Batik Air Samarinda-Jakarta Gagal Terbang

Kompas.com - 05/10/2021, 20:05 WIB
Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020). SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com – Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6257 rute Samarinda-Jakarta gagal terbang dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto pada Selasa (5/10/2021).

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro buka suara terkait batalnya penerbangan Batik Air rute Samarinda-Jakarta tersebut.

Dia menjelaskan, pesawat Batik Air ID-6257 sedianya akan melayani penerbangan dari Samarinda tujuan Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Baca juga: Ile Lewotolok Erupsi, Penerbangan Wings Air Kupang-Lewoleba PP Batal

Penerbangan Batik Air ID-6257 dijadwalkan berangkat pukul 15.15 WITA dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 16.20 WIB.

“Batik Air telah mempersiapkan prosedur penerbangan menurut standar operasional,” ujar Danang dalam keterangan resmi pada Selasa (5/10/2021).

Menurutnya, pengecekan pesawat udara jenis Airbus 320-200 registrasi PK-LAQ dijalankan sebelum keberangkatan dan dinyatakan laik terbang serta beroperasi (airworthiness for flight).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persiapan layanan 103 penumpang dan kargo juga berjalan lancar selama di darat. Para penumpang dan angkutan kargo tersebut juga sudah masuk pesawat untuk bersiap terbang.

Pesawat udara PK-LAQ akhirnya mulai bergerak menuju runway (landas pacu) melalui taxiway (landas gelinding/ landas hubung).

Baca juga: Cara Check In Online Batik Air

“Ketika berada tepat (posisi sempurna sesuai jalur) di taxiway, pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan (menghentikan pergerakan pesawat) dikarenakan merasakan struktur permukaan aspal pada landas hubung seperti tidak normal (berbeda sebagaimana semestinya),” jelas Danang.

Praktis, Batik Air gagal terbang dari Samarinda. Pilot pun berkomunikasi dengan petugas lalu lintas udara serta petugas layanan darat (ground handling) untuk melakukan pengecekan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.