Wall Street Ditutup Menguat Tajam setelah Saham Big Tech Bangkit

Kompas.com - 06/10/2021, 06:28 WIB
Ilustrasi New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comIlustrasi New York Stock Exchange

JAKARTA, KOMPAS.com - Wall Street berakhir naik tajam pada perdagangan Selasa (5/10/2021), yang ditopang oleh Microsoft dan Apple.

Selain itu investor menunggu data gaji bulanan akhir pekan ini yang dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve AS tentang kapan harus mengurangi stimulus moneter.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 0,92 persen menjadi berakhir pada 34.314,67, S&P 500 naik 1,05 persen menjadi 4.345,73, dan Nasdaq Composite naik 1,25 persen menjadi 14.433,83.

Baca juga: Tips Investasi Saham bagi Pemula

Saham Apple, Microsoft, Amazon dan Alphabet, perusahaan paling berharga di Wall Street, masing-masing naik lebih dari 1 persen menyusul aksi jual saham-saham yang tumbuh sehari sebelumnya.

Saham Facebook Inc rebound 2,1 persen sehari setelah terpukul ketika aplikasi dan platform berbagi fotonya Instagram mengalami offline selama berjam-jam.

Sembilan dari 11 indeks sektor utama S&P 500 naik, yang dipimpin oleh sektor keuangan, layanan komunikasi dan teknologi.

"Kami menghadapi penurunan, tetapi penurunan tidak lagi 10 persen. Penurunan sekarang 2 persen, atau 4 persen," kata Jake Dollarhide, chief executive officer Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

Saham teknologi dan saham dengan pertumbuhan tinggi lainnya terpukul pada hari Senin karena imbal hasil US Treasury bergerak lebih tinggi di tengah kekhawatiran tentang potensi default utang pemerintah AS.

Senat akan memberikan suara pada hari Rabu, langkah yang didukung Demokrat untuk menangguhkan plafon utang AS.

Baca juga: Pengertian Buyback Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Investor akan mengamati data ketenagakerjaan September pada hari Jumat sebagai petunjuk tentang pengurangan program pembelian aset Federal Reserve AS.

Menambah kekhawatiran, The Fed dapat memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diharapkan, data terbaru menunjukkan peningkatan belanja konsumen, aktivitas pabrik yang dipercepat dan inflasi yang meningkat.

Data dari Institute for Supply Management menunjukkan indeks aktivitas non-manufaktur AS naik tipis ke angka 61,9 bulan lalu dari 61,7 pada Agustus.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Wall Street berakhir naik tajam setelah saham Big Tech bangkit kembali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.