Kompas.com - 06/10/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi hotel. SHUTTERSTOCK/Kanyapak LimIlustrasi hotel.

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi telah mempengaruhi banyak industri bisnis, di antaranya ialah hospitality yang juga dipengaruhi oleh anjloknya sektor pariwisata hingga pembatasan sosial yang mempengaruhi aktivitas di luar rumah.

Namun demikian, meningkatnya kesadaran higienis sejak pandemi membuat para pengelola gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan tempat publik lainnya dituntut untuk meningkatkan level pemeliharaan kebersihannya.

CEO Atalian Global Services Indonesia Jeffry Johary mengatakan, meskipun pandemi menjadi era yang menantang, namun banyak dari pelaku bisnis yang justru melihatnya sebagai peluang. Di antaranya adalah para penyedia jasa layanan manajemen fasilitas.

Baca juga: PHRI: Pemerintah Masih Punya Utang Rp 196 Miliar untuk Layanan Isoman di Hotel

"Meski secara bisnis kami turut terdampak, namun kami juga berupaya semakin gencar untuk menawarkan solusi kepada para pelaku bisnis agar bisa tetap menjalankan kegiatan bisnisnya dengan level higienitas yang tinggi," ujar Jeffry Johary dalam siaran persnya, dikutip Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Di sisi lain, lanjut dia, selain tindakan preventif yang dilakukan masing-masing individu, adapun pelaku bisnis juga dituntut untuk menjaga kebersihan, terutama mengingat beberapa aktivitas di luar rumah juga sudah perlahan diperbolehkan.

“Hal ini memotivasi perusahaan untuk ingin berperan dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan dan memberikan pengetahuan terkait standarisasi kebersihan kala pandemi di tempat umum,” kata Jeffry.

Di tahun mendatang, Atalian Global Services berencana untuk memperluas bisnis yang awalnya berfokus lebih banyak di retail, untuk turut fokus memperluas jangkauan bisnis kepada pelaku bisnis di industri manufaktur, financial dan e-commerce.

Baca juga: Manfaatkan Tren Baru di Sektor Pariwisata dan Travel, RedDoorz Luncurkan Hotel Premium

Hal tersebut juga didasari oleh bagaimana industri tersebut tetap kokoh di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Kami berencana untuk memperluas jangkauan kami di Indonesia dan juga mengambil peran sebagai perusahaan yang memberikan peluang bagi para tenaga pekerja,” tutup Jeffry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.