Kekayaan Bersumber dari Kripto, 6 Orang Ini Masuk Daftar Orang Terkaya AS

Kompas.com - 06/10/2021, 11:16 WIB
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. PEXELS/WORLDSPECTRUMIlustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Kini, generasi baru orang terkaya dengan sumber kekayaan dari aset kripto mulai masuk dalam jajaran orang terkaya di Amerika Serikat.

Untuk pertama kali dalam sejarah, sebanyak tujuh orang yang mengumpulkan kekayaannya lewat pundi-pundi mata uang kripto masuk dalam daftar orang terkaya Amerika Serikat.

Dari tujuh orang tersebut, sebanyak enam lainnya adalah pendatang baru.

Dilansir dari Forbes, Rabu (6/10/2021), bila diakumulasikan, nilai kekayaan orang terkaya di Negeri Paman Sam yang bersumber dari aset krimpto mencapai 55,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 782,42 triliun (kurs Rp 14.200).

Baca juga: Profil Bos Evergrande Xu Jiayin, Sempat Jadi Orang Terkaya China dan Kini Terancam Bangkrut

Hampir separuh dari total kekayaan tersebut bersumber dari satu orang, yakni CEO dari bursa derivatif kripto FTX Sam Bankman-Fried yang tahun ini berusia 29 tahun.

Dalam waktu dua tahun, Bankman-Fried membangun platform perdagangan kripto terbesar di industri. Secara harian, volume perdagangan kripto di FTX mencapai 13,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 195,96 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada sebuah pernyataan perusahaan, Juli lalu FTX baru saja mendapatkan pendaan seri B sebesar 900 juta dollar AS (Rp 12,78 triliun). Suntikan modal tersebut bisa dibilang merupakan yang terbesar sepanjang sejarah pendanaan modal ventura di industri aset kripto.

Valuasi FTX dengan seri pendanaan terakhir tersebut kini mencapai 18 miliar dollar AS (Rp 255,6 triliun).

Pendatang baru dalam daftar orang terkaya Amerika Serikat termasuk di dalamnya CEO Coinbase Brian Armstrong.

Platform perdagangan Coinbase tercatat di bursa saham pada April lalu. Pencatatan saham kripto tersebut mencetak rekor pencatatan saham langsung terbesar dalam sejarah, dengan total dana sebesar 86 miliar dollar AS (Rp 1.221,2 triliun).

Di dalam daftar pendatang baru orang terkaya Amerika Serikat, ada pula Cameron dan Tyler Winklevoss yang merupakan pemilik kompetitor Coinbase, gemini. Ada pula pendiri Coinbase Fred Ehrsam serta pendiri Ripple Jed McCaleb.

Sebelumnya, pendiri Rippe Chris Larsen telah terlebih dahulu debut pada daftar 400 orang terkaya di Amerika Serikat tahun lalu dengan nilai kekayaan 2,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 38,34 triliun. Kini, total nilai kekayaannya mencapai 6 miliar dollar AS (Rp 85,2 triliun).

Baca juga: Kehilangan Rp 8,7 Triliun, Jeff Bezos Masih Orang Terkaya di Dunia

Berikut adalah daftar 6 pendatang baru dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat yang sumber kekayaannya berasal dari aset kripto:

  1. Sam Bankman-Fried 22,5 miliar dollar AS (Rp 195,96 triliun)
  2. Brian Armstrong 11,5 miliar dollar AS (Rp 163,3 triliun)
  3. Chris Larsen 6 miliar dollar AS (Rp 85,2 triliun)
  4. Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss masing-masing 4,3 miliar dollar AS (Rp 61,06 triliun)
  5. Fred Ehrsam 3,4 miliar dollar AS (Rp 48,28 triliun)
  6. Jed McCaleb 3 miliar dollar AS (Rp 42,6 triliun)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.