IHSG Ditutup Melemah, Asing Catatkan Net Buy Rp 2,24 Triliun

Kompas.com - 07/10/2021, 15:53 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (7/10/2021). Sementara rupiah menguat di akhir perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.416,39 atau turun 0,92 poin (0,01 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.417,32. Aksi beli bersih asing tercatat Rp 1,5 triliun di seluruh pasar dan Rp 2,24 triliun di pasar regional.

Sebanyak 220 saham melaju di zona hijau dan 289 saham di zona merah. Sedangkan 150 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 17,9 triliun dengan volume 23,4 miliar saham.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bakal Cetak Rekor Tertinggi Bulan Ini, Ini Pendukungnya

Asing catatkan jual bersih tertinggi pada saham Astra International (ASII) sebesar Rp 119,9 miliar. ASII terperosok 4,6 persen di level Rp 5.700 per saham, dengan volume transaksi 97,5 juta saham dan total transaksi Rp 564,6 miliar.

Menyusul, saham Merdeka Copper Gold (MDKA) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah ASII sebesar Rp 71,6 miliar.

Sepanjang hari ini MDKA mencatat total transaksi sebesar Rp 232,6 miliar dengan volume 86,7 juta saham. MDKA sore ini melemah 0,75 persen di level Rp 2.650 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Semen Indonesia (SMGR) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah ASII dan MDKA, senilai Rp 30,4 miliar. SMGR sore ini menguat 1,25 persen di level Rp 8.075 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 175,2 miliar dengan volume 21,4 juta saham.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) sore ini masih mencatatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing Rp 489 miliar dan Rp 410,1 miliar.

BBRI ditutup stagnan di level Rp 4.120 per saham, sementara BMRI menguat 1,52 persen di level Rp 6.700 per saham.

Top losers sore ini antara lain saham Adaro Energy (ADRO) yang ambles 6,97 persen di level Rp 1.735 per saham.

Baca juga: Trik Investasi Saham Bagi Anda yang Memiliki Gaji UMR

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.