Devisa Negara: Definisi, Fungsi, Jenis, dan Sumbernya

Kompas.com - 07/10/2021, 21:20 WIB
Devisa negara adalah berbentuk valuta asing, devisa negara berasal dari ekspor dan sebagainya. AFP / ISHARA S KODIKARADevisa negara adalah berbentuk valuta asing, devisa negara berasal dari ekspor dan sebagainya.

KOMPAS.com - Tentu kita sering mendengar devisa negara. Nama lain devisa negara adalah foreign exchange atau valutas asing (valas). 

Devisa negara adalah alat pembayaran dalam setiap perdagangan internasional atau perdagangan antar-negara. Sederhananya, devisa negara adalah uang yang dipakai untuk membeli barang dari luar (impor). 

Devisa negara adalah bisa diartikan sebagai nilai kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara dalam bentuk mata uang asing, yang mana nilai kekayaan tersebut harus diakui oleh secara global oleh negara-negara lainnya.

Baca juga: Apa Itu Marketplace dan Bedanya dengan Toko Online Maupun E-Commerce?

Devisa negara adalah

Merujuk pada UU Nomor 32 Tahun 1964 tentang Peraturan Lalu Lintas Devisa, devisa negara adalah saldo dalam valuta asing yang mempunyai catatan kurs resmi dari Bank Indonesia.

Selain valuta asing, masih merujuk pada UU Nomor 32 Tahun 1964, devisa negara adalah valuta asing lainnya, tidak termasuk uang logam, yang mempunyai catatan kurs dari Bank Indonesia.

Meski semua mata uang pada dasarnya bisa dijadikan cadangan devisa, namun secara global devisa seringkali hanya diakui apabila berbentuk mata uang global seperti dollar AS, Euro, yuan, pound sterling, dan yen. 

Selain mata uang valas, devisa negara adalah bisa berbentuk emas dan surat berharga seperti Special Drawing Rights (SDR), wesel, Cable Order (Telegraphic Transfer), serta Traveller Cheque (TC)

Baca juga: Apa Itu Copywriting: Definisi, Tugas, Jenis, dan Contohnya

Sumber devisa negara

Umumnya di banyak negara, sebagian besar sumber devisa negara berasal dari menjual barang atau jasa ke luar negeri ekspor. Ekspor barang yakni menjual komoditas, sementara ekspor jasa adalah mengirim tenaga kerja ke luar negeri. 

Itu sebabnya, para pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja di Indonesia (TKI) seringkali disebut sebagai pahlawan devisa. 

Mereka adalah warga negara Indonesia yang bekerja dan mengirimkan devisa bagi negara dari penghasilan mereka di luar negeri. Sumber devisa didapat dari para PMI sangat besar setiap tahunnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.