Pemerintah Bakal Hibahkan Venue PON XX Senilai Rp 1,3 Triliun ke Pemprov Papua

Kompas.com - 08/10/2021, 15:59 WIB
Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). Perhelatan olahraga empat tahunan tersebut mengangkat tema 'Torang Bisa'. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUSuasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). Perhelatan olahraga empat tahunan tersebut mengangkat tema 'Torang Bisa'.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan bakal menghibahkan beberapa venue olahraga perhelatan PON XX kepada Pemerintah Provinsi Papua.

Direktur Barang Milik Negara (BMN) DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan mengatakan, saat ini setidaknya ada 8 tempat senilai Rp 1,3 triliun yang bakal dihibahkan. Surat Keputusan (SK) hibah pun rencananya bakal keluar sebentar lagi.

"Yang dihibahkan sementara ada 8, kurang lebih Rp 1,3 triliun. Ada akuatik, Istora, kriket, dan lain-lain. Ini yang akan kita serahkan dan sudah diproses. Sebentar keluar SK hibahnya," kata Encep dalam media briefing DJKN, Jumat (8/10/2021).

Baca juga: Mentan Luncurkan Tiga Vaksin Hewan Buatan Kementerian Pertanian

Encep menuturkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan menambah barang hibah lain. Hal ini dilakukan agar pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terus berlangsung dan tidak terbengkalai.

Saat ini, 8 sarana yang bakal dihibahkan adalah area aquatik, Istora Papua Bangkit, arena cricket dan arena hockey, kawasan Kampung Harapan, Kawasan Doyo Baru, Area sepatu roda panahan dan dayung, sistem drainase kawasan Jayapura, dan sanitasi.

Pembangunan Istora Papua Bangkit sendiri menelan biaya Rp 284,9 miliar, arena dayung Rp 18 miliar, penataan kawasan venue Rp 219,1 miliar, sistem drainase dan fasilitas sanitasi Rp 11,2 miliar, dan dukungan transportasi 250 bus senilai Rp 107,1 miliar.

"Nanti kita serahkan dalam bentuk hibah, bagus untuk menambah aset BMD, dan menjadi kelanjutan pengelolaan. Pemda setempat akan mampu mengurus," ucap Encep.

Selain menambah aset pemda, pelaksanaan hibah juga mempertimbangkan pengalaman sebelumnya saat perhelatan Asian Games. Agar tidak terjadi kerusakan karena perawatan terbengkalai, sarana/prasarana itu diberikan kepada Pemda.

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap PON XX Papua Habiskan Duit APBN Rp 10,43 Triliun

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.