Akulaku Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali Bank Neo Commerce

Kompas.com - 08/10/2021, 20:46 WIB
(Screenshot) Akulaku.com (Screenshot) Website Akulaku(Screenshot) Akulaku.com
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) dengan kode emiten BBYB menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Pengendali (RUPSLB) Kedua pada Jumat (8/10/2021). Dalam RUPSLB ini, BBYB mengesahkan PT Akulaku Silvrr Indonesia sebagai pengendali Bank Neo Commerce.

Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang pengambilalihan yang diatur dalam No. 41/POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi dan Konversi Bank Umum.

“RUPSLB Kedua ini merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya pada 20 September 2021 lalu yang mana ketika itu pengesahan Akulaku sebagai pemegang saham pengendali tertunda karena belum mencapai kuorum,” kata Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan melalui siaran pers.

Sebelumnya, pada 26 Juli 2021 perseroan telah mendapatkan izin dari OJK dengan nomor SR-16/PB.1/2021 perihal Rencana Pengambilalihan Saham PT Bank Neo Commerce oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia.

Baca juga: Bayar Tokopedia Sudah Bisa Pakai GoPay, tapi...

Tjandra mengatakan, dengan pengesahan Akulaku menjadi pemegang saham pengendali di BNC, Tjandra yakin akan meningkatkan kolaborasi agar semakin intensif dan erat. Selain itu juga, pengesahan ini diharapkan akan menjadi sebuah kekuatan tersendiri yang menghadirkan berbagai inovasi berkelanjutan.

“Salah satu kolaborasi yang semakin intensif adalah dalam penyaluran dana ke masyarakat. Pengalaman Akulaku dalam sisi lending menjadi nilai tambah bagi BNC sebagai bank digital sejalan dengan upaya BNC untuk memperkuat sisi lending di akhir tahun ini hingga tahun mendatang,” jelas Tjandra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tjandra juga mengungkapkan, dukungan dari Akulaku ini semakin memperkuat ekosistem digital BNC dan membuat BNC memiliki proposisi yang berbeda dibandingkan dengan pelaku industri lainnya.

“Dalam skala yang lebih besar, kami yakin kolaborasi ini juga akan membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia akan akses perbankan terhadap produk dan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur PT Akulaku Silvrr Indonesia Herryson mengatakan, investasi di BNC adalah bentuk komitmen perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dan kapasitas ekosistem Akulaku dari sisi bank digital.

Baca juga: Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Digital lewat Platform Livin’ dan Kopra

“Langkah ini adalah bagian dari rencana bisnis jangka panjang perusahaan untuk semakin meningkatkan pertumbuhan konsumen. Kami berharap peningkatan investasi ini dapat semakin membantu dalam upaya meningkatkan aksesibilitas fasilitas perbankan untuk masyarakat luas serta mendukung percepatan inklusi keuangan di Indonesia,” jelas Herryson.

Herryson mengungkapkan, sebagai pemegang saham pengendali, Akulaku akan selalu berkomitmen dalam mendukung usaha BNC terkait penambahan modal dan transformasi digital.

“Ke depannya kami berharap BNC dapat terus memberikan layanan perbankan digital yang dapat diandalkan serta berpartisipasi dalam peningkatan inklusi keuangan Indonesia," ujar Herryson.

Adapun porsi kepemilikan saham di Bank Neo Commerce yakni 24,98 persen dimiliki oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia, 16,53 persen dimiliki PT Gozco Capital Indonesia sebesar, 11,1 persen oleh Yellow Brick Enterprise Ltd sebesar, 6,12 persen oleh Rockcore Financial Technology Co. Ltd, dan 41,2 persen dimiliki masyarakat.

Tjandra menambahkan, kolaborasi BNC dengan Akulaku diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan dan akses masyarakat Indonesia kepada lembaga keuangan khususnya perbankan. Sehingga baik individu dan bisnis memiliki akses terhadap produk dan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau yang memenuhi kebutuhan mereka yang disampaikan dengan cara yang bertanggungjawab dan berkelanjutan.

“Merupakan impian dan tujuan kami bersama untuk menyajikan institusi keuangan dan perbankan digital berkualitas yang saling melengkapi satu sama lain secara ekosistem untuk mewujudkan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia,” tegas Tjandra.

Baca juga: Simak Ketentuan Gratis Bagasi 40 Kg Untuk Penumpang Kapal Pelni

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.