IHSG Ditutup Melemah, Asing Catatkan Net Buy Rp 553,7 Miliar

Kompas.com - 11/10/2021, 15:42 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (11/10/2021). Sementara rupiah menguat di akhir perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.459,69 atau turun 22,07 poin (0,34 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.418,77. Aksi beli bersih asing tercatat Rp 903,7 miliar di seluruh pasar dan Rp 553,7 miliar di pasar regional.

Sebanyak 247 saham melaju di zona hijau dan 269 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 16,19 triliun dengan volume 28,25 miliar saham.

Baca juga: IHSG Melemah di Sesi I, Asing Lepas Saham MPPA dan SMGR

Asing catatkan jual bersih tertinggi pada saham Bank Negara Indonesia (BBNI) sebesar Rp 68,7 miliar. BBNI melesat 4,07 persen di level Rp 6.400 per saham, dengan volume transaksi 73,5 juta saham dan total transaksi Rp 461,6 miliar.

Menyusul, saham Matahari Putra Prima (MPPA) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BBNI sebesar Rp 66,9 miliar. Sepanjang hari ini MPPA mencatat total transaksi sebesar Rp 103,5 miliar dengan volume 147,8 juta saham. MPPA sore ini ambles 6,67 persen di level Rp 700 per saham.

Saham Semen Indonesia (SMGR) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BBNI dan MPPA, senilai Rp 66 miliar. SMGR sore ini melemah 2,4 persen di level Rp 7.875 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 142,4 miliar dengan volume 17,9 juta saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Bank Rakyat Indoensia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) sore ini masih mencatatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing Rp 244,9 miliar dan Rp 151,7 miliar.

BBRI menguat 0,48 persen di level Rp 4.180 per saham, sementara BMRI stagnan di level Rp 6.900 per saham.

Top losers sore ini antara lain saham Bank Neo Commerce (BBYB) yang ambles 6,9 persen di level Rp 1.330 per saham.

Selanjutnya, saham Bank Jago (ARTO) juga terperosok 4,45 persen di level Rp 12.350 per saham. Kemudian, saham Bukalapak (BUKA) tergelincir 4,2 persen di level Rp 785 per saham.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.