Menko Airlangga: Kasus Kematian Tinggi, Ada 1 Wilayah Luar Jawa-Bali Masih di Level 4

Kompas.com - 11/10/2021, 16:42 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
ANTARA FOTO/Fransisco CarolioMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, masih ada 1 kabupaten/kota di wilayah luar Pulau Jawa-Bali dengan asesmen level 4.

Sementara itu, 38 kabupaten/kota lainnya ada di level 3, 208 kabupaten/kota di asesmen level 2, dan 69 kabupaten/kota di asesmen level 1.

"Dari asesmen mingguan kabupaten/kota atau dari 386 kabupaten/kota, 1 kabupaten/kota masih level 4 yaitu Sabang karena data mengenai jumlah kematian masih ada peningkatan," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Ini Pintu Masuk Kedatangan Internasional Selama PPKM 5-18 Oktober 2021

Namun Airlangga mengungkapkan, tidak ada lagi provinsi di luar Jawa-Bali yang berada pada asesmen level 4.

Sementara wilayah dengan asesmen level 3 mencapai 3 provinsi, asesmen level 2 di 22 provinsi, dan wilayah asesmen level 1 di 2 provinsi, antara lain Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat.

"Dan minggu ini terjadi penurunan di 2 provinsi yaitu Bangka Belitung dan NTB," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi kabupaten/kota pun terdapat perbaikan. Wilayah dengan asesmen level 1 meningkat dari 52 kabupaten/kota menjadi 69 kabupaten/kota.

Sementara itu dari 6 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 4 hingga 18 Oktober 2021 terjadi penurunan dari sisi asesmen level maupun jumlah kasus positif.

Airlangga bilang, ada 2 kabupaten/kota yang mengalami perbaikan level asesmen, yaitu di Padang dan Banjarmasin.

"Angka positivity rate di 5 kabupaten menurun, yaitu di Pidie, Bangka, Padang, Bulungan Tarakan. Target pemeriksaan tercapai di beberapa kabupaten kabupaten/kota. Yang tidak tercapai adalah Pidie, Banjarmasin, dan Bulungan," ungkap Airlangga.

Baca juga: Terbaru, Ini Syarat Penyelenggaraan Resepsi Pernikahan Selama PPKM

Sedangkan secara nasional, indikator kasus Covid-19 mulai membaik, yakni 4,6 kasus per 1 juta penduduk. Indonesia bahkan dinilai menjadi salah satu negara terbaik di ASEAN dari sisi penurunan kasus aktif.

"Data dari Nikkei Recover Index, Indonesia terbaik di ASEAN. Indonesia nomor 54 dan negara ASEAN lain seperti Singapura di level 70, Malaysia nomor 102, dan Thailand di 109," pungkas Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.