Petrosea Teken Perjanjian Jasa Pertambangan Senilai Rp 3,7 Triliun

Kompas.com - 12/10/2021, 15:46 WIB
Ilustrasi PT Petrosea Tbk Dok. PetroseaIlustrasi PT Petrosea Tbk

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Petrosea Tbk (PTRO) dan anak usahanya, PT Karya Bhumi Lestari (KBL) telah menandatangani perjanjian jasa pertambangan dan rental peralatan dengan PT Hardaya Mining Energy dan PT Central Cipta Murdaya senilai 265 juta dollar AS atau Rp 3,7 triliun (kurs Rp 14.250 per dollar AS)

Head of Corporate Secretary & Investor Relations PTRO Anto Broto mengatakan, dalam perjanjian jasa pertambangan di area tambang yang berlokasi di Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini, Petrosea adalah sebagai pihak yang melakukan manajemen proyek dan KBL sebagai kontraktor.

"Nilai kontrak sebesar 265 juta dollar AS untuk jangka waktu empat tahun," kata Anto dalam siaran pers, Selasa (11/10/2021).

Baca juga: Siap-siap, PLTU Batu Bara Kena Pajak Karbon mulai April 2022

Karya Bhumi Lestari merupakan anak perusahaan yang dimiliki Petrosea 100 persen, yang fokus pada sektor pertambangan dan konstruksi, khususnya pengadaan alat berat.

Sedangkan Petrosea adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontrak pertambangan, rekayasa, pengadaan dan konstruksi serta jasa minyak dan gas bumi.

"Kami memiliki kemampuan untuk menyediakan jasa pertambangan terpadu pit-to-port, kemampuan rekayasa dan konstruksi yang terintegrasi serta jasa logistik, dengan komitmen pada penerapan keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan, manajemen mutu dan integritas bisnis," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sepanjang semester I tahun 2021, PTRO telah membukukan pendapatan sebesar 193,30 juta dollar AS atau naik 9,88 persen dibanding realisasi pendapatan semester pertama tahun lalu yang sebesar 175,9 juta dollar AS.

Petrosea mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 1990, dan menjadi perusahaan rekayasa dan konstruksi Indonesia pertama yang tercatat di BEI dengan kode emiten PTRO).

Baca juga: Terus Melesat, Harga Batu Bara Tembus 150 Dollar AS Per Ton

Kinerja Petrosea didukung penuh oleh pemegang saham utamanya, PT Indika Energy Tbk (INDY), yang merupakan perusahaan energi di Indonesia yang menyediakan solusi energi terpadu melalui investasinya di bidang sumberdaya energi, jasa dan infrastruktur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.