Kompas.com - 13/10/2021, 06:21 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia. SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Irfan menyatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan aturan detail terkait penerbangan umrah yang akan dibuka kembali.

"Kami masih tunggu detail (aturannya) dan tentu kami berkoordinasi dengan pemerintah," ungkap dia.

Sebelumnya, Irfan memang sempat menyatakan, pihaknya berharap penerbangan umrah bisa kembali dibuka, sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendongkrak pendapatan.

Ia meyakini, penerbangan umrah akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Terlebih sejak pandemi Covid-19, jumlah penumpang Garuda Indonesia turun signifikan.

"Begitu umrah dibuka, swing pendapatan kita akan bergerak cukup jauh, karena antrean untuk umroh ini sudah sangat tinggi," kata Irfan dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Garuda Indonesia Belum Masuk Holding BUMN, Ada Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.