Jannus TH Siahaan
Doktor Sosiologi

Doktor Sosiologi dari Universitas Padjadjaran. Pengamat sosial dan kebijakan publik.

Menilik Peran Penting Industri Olahan Ikan Nila

Kompas.com - 13/10/2021, 21:12 WIB
Ikan nila atau tilapia. PIXABAY/ SASIWIMON PHETAWUTIkan nila atau tilapia.

SUDAH sejak satu dekade lebih,  pertumbuhan industri kita memang kurang menggembirakan. Alih-alih makin berkembang, justru gejala deindustrialisasi yang akhirnya mulai terlihat.

Selain itu,  kontribusi industri terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) juga tercatat kian merosot, senasib dengan sektor pertanian.  Walhasil, peluang penyerapan tenaga kerja nasional juga semakin berkurang di satu sisi dan kian terkikisnya kapasitas ekspor nasional di sisi lain. 

Risikonya secara regional dan global, Indonesia sebagai negara terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak di ASEAN belum dapat menguasai perdagangan kawasan.

Indonesia terancam hanya dijadikan pasar oleh negara tetangga, terutama oleh produk-produk industri olahan berdaya saing mereka. Secara perdagangan,  neraca dagang Indonesia terus-menerus terjebak dalam zona defisit. 

Dengan kata lain, tantangan yang dihadapi sektor industri kian hari kian  berat.

Apabila perhatian kebijakan terhadap sektor ini tidak ditingkatkan, dikhawatirkan gejala deindustrialisasi yang belakangan sudah mulai berlangsung lambat laun akan melemahkan struktur pertumbuhan ekonomi nasional dan melunturkan kapasitas perdagangan internasional Indonesia di kancah global. 

Artinya,  pemerintah dengan segala daya dan upaya harus terus memberikan dorongan fiskal, insentif,  dan regulasi yang berpihak kepada industri pengolahan yang menghasilkan produk-produk bernilai tambah untuk diekspor. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini perlu dilakukan menguatkan struktur perekonomian nasional,  memperbesar kapasitas serapan tenaga kerja industri,  dan menguatkan daya tawar Indonesia di pentas perdagangan global. 

Peluang ikan nila

Salah satu komoditas ekspor yang berpeluang mengisi kelemahan sektor industri di atas adalah penguatan industri pengolahan ikan nila atau ikan tilapia untuk komoditas ekspor.

Data menunjukkan,  dalam beberapa tahun terakhir, komoditas ikan nila semakin diminati pasar dunia. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.