[POPULER MONEY] Warga AS Rama-ramai Berhenti Kerja | ASN Dilarang Cuti

Kompas.com - 14/10/2021, 06:00 WIB
Alasan resign atau berhenti kerja sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerja saat ini. SHUTTERSTOCKAlasan resign atau berhenti kerja sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerja saat ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Muncul di AS, pekerja ramai-ramai berhenti kerja, yang puncaknya terjadi pada Agustus 2021 lalu.

Berita mengenai mundurnya para pekerja dari pekerjaan mereka menjadi berita terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (13/10/2021). Sementara itu berita lain yang masuk terpopuler adalah soal larangan cuti bagi ASN selama libur Maulid Nabi.

Berikut adalah daftar berita terpopuler selengkapnya: 

1. Warga AS Mulai Berbondong-bondong Berhenti Kerja, Ada Apa?

Tuntutan terhadap fleksibilitas pekerjaan benar adanya. Banyak anggota masyarakat yang lebih memilih untuk berhenti kerja dibanding harus kembali bekerja di kantor (work from office/WFO) secara penuh.

Gerakan ini mulai terjadi di Amerika Serikat (AS). Laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) mengungkapkan, Negeri Paman Sam itu mencatat rekor terbaru dengan 4,3 juta orang memilih berhenti kerja pada Agustus 2021.

Tingkat berhenti kerja pada Agustus 2021 juga menandai tingkat berhenti tertinggi sejak 2000, saat laporan pertama kali dirilis. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Ingat, ASN Dilarang Bepergian dan Cuti pada 18-22 Oktober 2021

Aparatur sipil negara atau ASN, termasuk pegawai negeri sipil atau PNS, dilarang cuti dan bepergian keluar kota pada 18-22 Oktober 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menegaskan adanya kebijakan tersebut melalui akun media sosial Twitter @kempanrb.

Larangan cuti dan bepergian untuk ASN diatur dalam SE Menpan RB No. 13/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. Minat Franchise Apotek K-24? Ini Modal dan Cara Pengajuannya

Membuka usaha di bidang penjualan obat-obatan bisa menjadi salah pilihan yang tepat di tengah pandemi Covid-19. Artikel ini akan membahas peluang franchise Apotek K-24.

Seperti diketahui, Apotek K-24 adalah salah satu apotek yang sudah banyak memiliki cabang. Dikutip dari website resminya, Apotek K-24 sudah memiliki lebih dari 550 gerai yang tersebar di 122 kabupaten atau kota di Indonesia.

Apotek K-24 juga membuka peluang franchise bagi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha obat. Mengutip dari situs resminya, Rabu (13/10/2021), berikut adalah biaya hingga cara membeli franchise Apotek K-24. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Mulai Hari Ini, Saham BBCA Diperdagangkan dengan Harga Baru

Setelah mendapatkan persetujuan jadwal stock split dari Bursa Efek Indonesia, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) secara resmi diperdagangkan dengan harga baru pada hari ini, Rabu (13/10/2021).

Aksi korporasi stock split ini sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1 : 5 (1 saham dipecah menjadi 5 saham). Selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga emas Antam hari ini, Rabu (13/10/2021) mengalami Kenaikan. Dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas hari ini dibanderol Rp 916.000 per gram.

Harga emas 24 karat tersebut naik Rp 4.000 jika dibandingkan dengan harga emas pada kemarin. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual logam mulia tersebut. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.