Luhut: Kita Tidak Dapat Melarikan Diri dari Tantangan Global...

Kompas.com - 14/10/2021, 15:01 WIB
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta pasar modal Indonesia terus beradaptasi di tengah tantangan global saat ini.

Luhut menilai, adaptasi perlu dilakukan karena pasar modal Indonesia memiliki peran yang krusial dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam hal penyediaan dana.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa kita tidak dapat melarikan diri dari tantangan global yang akan semakin kompleks dan dinamis setiap harinya," ujar Luhut saat memberikan sambutan di acara Capital Market Submit dan Expo (CMSE) yang ditayangkan secara daring, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Luhut: Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia di Bawah India dan Malaysia

Luhut mengungkapkan, salah satu hal yang penting yaitu terkait kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. Menurut Luhut, investor masih memiliki kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Ia berpendapat, kepercayaan investor tersebut harus selalu dijaga karena akan membuat pasar modal yang stabil dan kuat. Dengan begitu, pasar modal akan menjadi salah satu katalis penting dalam mendukung pertumbuhan di sektor riil.

Selama ini, Luhut menilai pasar modal Indonesia sudah memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan Indonesia, terutama di tengah tantangan pandemi Covid 19 saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, Luhut menyebut kapitalisasi pasar modal di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan India dan Malaysia.

Berdasarkan data Bank Dunia kata dia, kapitalisasi pasar Indonesia pada tahun 2020 sebesar 47 persen dari produk domestik bruto (PDB), di bawah India (99 persen) dan Malaysia (130 persen).

Baca juga: Pelindo Resmi Merger, Jokowi: Saya Sudah Tunggu-tunggu sejak 7 Tahun Lalu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.