Sri Mulyani Bertemu Janet Yellen, Apa Saja yang Dibahas?

Kompas.com - 14/10/2021, 16:33 WIB
Menkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1) KemenkeuMenkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. Pertemuan itu dilakukannya di sela-sela kegiatan pertemuan Kelompok-20 atau G20 Menteri Keuangan dan Bank Sentral di Washington DC yang diikutinya.

Kedua Menteri Keuangan tersebut membahas topik terkait (G20), di mana Indonesia ditetapkan sebagai Presidensi G-20 pada November 2022 mendatang di Konferensi Tingkat Tingggi (KTT) G20 di Riyadh, Arab Saudi. Hal itu diungkapkan Sri Mulyani melalui akun Instagramnya @smindrawati, Kamis (14/10/2021).

Di sela pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Bank Sentral di Washington DC, saya melakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu Amerika Serikat Treasury Secretary Janet Yellen di kantor beliau. Sec Yellen adalah Menkeu perempuan pertama kali dalam sejarah 245 tahun Amerika Serikat,” tulisnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati)

Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Boleh Ada yang Menjadi Quiter dan Sering Mengeluh!

Dalam pertemuan bersama Yellen, Sri Mulyani mengatakan membahas topik-topik penting G20, salah satunya terkait Indonesia yang akan memimpin G20 tahun 2022. Lebih rinci dia menjelaskan, mereka juga membahas aspek dukungan pendanaan kesehatan untuk mencegah bencana pandemi ke depan.

Pun membahas, mengenai kemampuan deteksi dini dan riset kesehatan secara global, kapasitas sistem kesehatan di setiap negara, tata kelola serta protokol dan pengaturan kelembagaan termasuk perkuatan peran WHO, lembaga multilateral dan G20.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kami juga membahas kesepakatan historis global mengenai perpajakan termasuk penerapan minimum taxation. Upaya mencegah erosi basis pajak, penghindaran pajak dan kompetisi tarif pajak 'race to the bottom',” jelasnya.

Selain itu, keduanya juga membahas bagaimana kerangka sustainable finance dan pendanaan agenda climate change, terutama pelaksanaan komitmen negara maju pada Paris Agreement dalam penyediaan pendanaan bagi negara-negara berkembang untuk menjalankan agenda climate change.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat sangatlah penting, baik dari segi kerjasama perdagangan, Investasi, teknologi maupun aspek strategis lainnya. Pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan kebijakan moneter dan fiskal yang dilakukan Amerika Serikat memberikan dampak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, baik dari segi ekspor dan aliran modal dan teknologi.

“Indonesia harus terus memperkuat fondasi ekonomi dan terus menjaga kepentingan nasional dalam menghadapi kondisi global yang semakin dinamis, kompetitif dan kompleks,” pungkasnya. (Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo)

Baca juga: Isu Punya NIK Wajib Bayar Pajak, Ini Kata Sri Mulyani

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sri Mulyani bertemu Menkeu AS Janet Yellen, ini yang dibahas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.