IHSG Intip Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Simak Saham-saham yang Bisa Dicermati

Kompas.com - 18/10/2021, 06:08 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bersiap menembus level tertinggi sepanjang masa atau all time high di level 6.689 pada Februari 2018 yang lalu.

Pada perdagangan Jumat (15/10/2021), IHSG ditutup menguat 0,11 persen ke level 6.633.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menyatakan, investor bisa memburu saham-saham yang masih negatif saat IHSG mencapai level tertingginya.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat, Net Buy Asing Capai Rp 1,5 Triliun

“Pelaku pasar bisa lakukan strategi buy on break, memburu saham-saham yang secara year to date masih minus. Di samping itu, ada potensi pemulihan kinerja ke depannya,” kata Sukarno seperti dilansir Kontan.co.id, Minggu (17/10/2021).

Menurut dia, saham-saham dari sektor perbankan dan infrastruktur menarik untuk dicermati seiring banyak diburu investor asing. Selain itu, dilihat dari segi valuasi masih terbilang murah.

Selain itu, saham-saham dari sektor properti dan konstruksi juga menarik untuk jadi pilihan sejalan dengan pemulihan ekonomi, serta proyek-proyek yang sempat tertunda mulai kembali dilanjutkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sukarno melanjutkan, saham seperti BSDE, CTRA, SMRA, ADHI, PTPP, WIKA, dan WSKT secara valuasi mayoritas tergolong murah jika dilihat dari rasio PBVnya dan harga sahamnya masih terpantau negatif secara ytd.

Melihat data RTI, sekarang ini saham BSDE diperdagangkan dengan PBV di 0,79 kali, CTRA di 1,33 kali, SMRA di 2,26 kali, PBV ADHI di 0,47 kali, PTPP dengan PBV di 0,77 kali dan WIKA dengan PBV di 0,94 kali.

Baca juga: Gaji Masih UMR, Apa Bisa Investasi Saham?

Oleh karena itu, ia menyarankan pelaku pasar untuk bisa beli saham-saham tersebut dengan potensi target sebesar 15 persen sampai 25 persen hingga akhir tahun atau sampai Januari 2022.

Oleh karena itu, ia menyarankan pelaku pasar untuk bisa beli saham-saham tersebut dengan potensi target sebesar 15% sampai 25% hingga akhir tahun atau sampai Januari 2022.

Sementara dari sektor perbankan, saham-saham yang bisa dipilih seperti BBCA, BBRI, BBNI, BMRI, dan BBTN. Ia memperkirakan saham-saham tersebut berpotensi mengalami kenaikan 10 peren-15 persen. (Ika Puspitasari)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul IHSG dekati rekor all time high, analis sarankan cermati saham-saham ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.