Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Obituari Frans Wenas

Kompas.com - 19/10/2021, 12:11 WIB
Frans Wenas TRIBUNNEWS/TANGKAP LAYAR YOUTUBE KOMPAS TVFrans Wenas

Di tahun 2009 – 2010 Frans Wenas bersama John Brata masih tampak terus bergulat dalam mencoba merumuskan ulang posisi dan tugas pokok KNKT untuk meningkatkan kinerja Lembaga investigasi kecelakaan transportasi itu.

Terakhir, kebersamaan saya dengan Frans Wenas adalah pada penghujung tahun 2019 ketika kami bersama sama dengan beberapa teman mendirikan Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI). Tempat belajar bersama para akademisi dan praktisi tentang kedirgantaraan.

Pasangan ganda terkuat John Brata dan Frans Wenas nyaris tidak pernah absen dalam pertemuan bulanan yang secara intens diselenggarakan. Sayang dengan merebaknya pandemi Covid-19 pertemuan bulanan ini hanya dapat berlangsung secara virtual melalui zoom meeting, menyesuaikan diri dengan protokol kesehatan.

Belakangan Frans Wenas terdengar mulai sakit sakitan, namun masih tetap bersemangat mengikuti kegiatan di PSAPI. Setidaknya Frans Wenas tetap konsisten dalam keperduliannya terutama pada masalah keselamatan penerbangan, airmanship dan juga tentang kedaulatan negara di udara khususnya dalam isu FIR Singapura. Keperdulian yang di lakoni sampai akhir khayatnya.

Kini Frans Wenas telah tiada, telah berpulang ke ranah yang abadi, rumah bapa di Surga, namun spirit bagi keselamatan penerbangan yang diembannya tidak akan pernah pergi.

Keluarga besar kedirgantaraan nasional telah kehilangan salah satu tokohnya. Pusat Studi Air Power Indonesia telah kehilangan salah seorang yang turut mendirikannya.

Selamat Jalan Frans Wenas, Pilot Senior Perwira Polri yang banyak jasanya dalam pengembangan penerbangan sipil nasional. May He Rest in Peace .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.