Luhut Rayu Pejabat AS hingga Apple untuk Investasi ke RI

Kompas.com - 21/10/2021, 11:39 WIB
Selama kunjungan kerja tiga hari, mulai 17-19 Oktober, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan sejumlah pejabat serta manajemen perusahaan ternama yang berada di Washington DC, Amerika Serikat. Dokumentasi Humas Kemenko MarvesSelama kunjungan kerja tiga hari, mulai 17-19 Oktober, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan sejumlah pejabat serta manajemen perusahaan ternama yang berada di Washington DC, Amerika Serikat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama kunjungan kerjanya ke Washington DC, Amerika Serikat (AS), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menemui berbagai pihak.

Sejumlah nama yang ditemui Luhut di antaranya Utusan Khusus Presiden AS untuk iklim John Kerry, Presiden World Bank David Malpass, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva.

Tak hanya itu, ia juga bertemu dengan pimpinan sejumlah perusahaan ternama di AS seperti Apple, Tesla, Starlink, dan Chevron.

Baca juga: Terbang ke AS, Luhut dan Menkes Rayu Merck Bikin Obat Covid-19 di Indonesia

 

Kerja sama percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan termasuk dari sisi pendanaan dan teknologi menjadi agenda utama pertemuan Luhut dengan John Kerry.

"Untuk target conditional saat ini 41 persen dapat diupayakan naik menjadi 50 persen dengan dukungan dari AS," ujar Luhut melalui keterangan tertulisnya, Kamis (21/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa perusahaan AS yang ditemui Luhut, juga menyampaikan apresiasi mereka terhadap berbagai reformasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia.

Salah satunya perusahaan teknologi multinasional Apple yang berencana akan membuka Apple Developer Academy di berbagai daerah di Indonesia.

Akademi dari Apple tersebut saat ini sudah ada berdiri di Batam dan Bumi Serpong Damai (BSD).

Sementara dengan pihak Tesla dan Starlink dibahas mengenai kelanjutan rencana investasi di Indonesia. Sementara, saat pertemuan dengan Presiden Bank Dunia, Luhut membicarakan strategi Indonesia mencapai target pengurangan emisinya dan dukungan internasional, di samping mengenai vaksin, transisi energi, dan konservasi.

Baca juga: Perkuat Kemaritiman, Luhut Gandeng Korsel

Kemudian, bersama Penasehat Keamanan Nasional (NSA) Jack Sullivan secara khusus membahas mengenai upaya peningkatan kerja sama mengatasi krisis iklim, keamanan kesehatan global, kehadiran investasi AS pada sektor strategis di Indonesia, komunikasi strategis, serta dinamika politik dan keamanan maritim di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Dengan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva, Luhut membahas dukungan IMF terhadap kerja sama keamanan kesehatan global. Kristalina juga mengimbau agar penguatan UMKM sebagai tulang punggung pemulihan ekonomi terus didorong.

"Saya sangat mengapresiasi penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Indonesia dan berbagai langkah strategis yang diambil demi memulihkan ekonomi yang ada," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.