Mendag: Nilai Ekspor RI Agustus 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kompas.com - 21/10/2021, 16:51 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) di Rusia. Dok. Kementerian PerdaganganMenteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) di Rusia.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyebut nilai eskpor Indonesia pada Agustus 2021 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa kinerja neraca perdagangan Indonesia memiliki kinerja yang sangat baik.

"Surplus tertinggi terjadi pada Agustus 2021 lalu yang mencapai 4,7 miliar dollar AS dengan rekor capaian nilai ekspor tertinggi per bulan dalam sejarah Indonesia yaitu sebesar 21,43 miliar dollar AS," ujar Mendag Lutfi dalam Opening Ceremony Trade Expo Indonesia - Digital Edition (TEI-DE) 2021 yang disiarkan secara virtual Kamis (21/10/2021).

Selain itu, Mendag juga menyebut total ekspor Indonesia selama periode Januari hingga September 2021 mencapai 163,4 miliar dollar AS.

Baca juga: Erick Thohir: Ketergantungan dengan Produk Impor Harus Ditekan

Walau demikian, Mendag tidak mau puas dalam capaian kinerja neraca dagang tersebut. Sebab, menurut dia, tantangan perdagangan global selama pandemi ini masih belum selesai.

"Pandemi Covid-19 masih belum selesai, ancaman krisis energi, krisis pangan, persaingan era digital, kenaikan harga komoditas, perubahan global suply chain serta isu lingkungan dan perubahan iklim juga menjadi tantangan yang baru dan perlu diwaspadai," kata Mendag Lutfi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya terus meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia. Salah satunya, melakukan konversi ekspor dari bahan mentah ke barang jadi.

"Peningkatan akses pasar di negara mitra juga terus dilakukan Kemendag untuk terus mendukung pertumbuhan ekspor non migas setelah terwujudnya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia-Korea CEPA di penghujung tahun 2020," pungkasnya.

Baca juga: Kemenhub Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.