Denon Prawiraatmadja
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perhubungan

Menyongsong Rebound Penerbangan Nasional

Kompas.com - 25/10/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Semua kesimpulan itu menggunakan program vaksinasi sebagai acuan. Artinya semakin berhasil program vaksinasi dengan ditandai semakin banyaknya penduduk yang sudah tervaksinasi, akan semakin cepat pula pemulihan terhadap bisnis penerbangan dan perekonomian nasional.

Baca juga: Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Kemenhub: Tak Berlaku bagi Penerbangan ke Daerah Terpencil

 

Artinya vaksinansi menjadi game changer. Dan sepertinya hasil riset kami tersebut mulai terbuktikan pada saat ini.

Tentu saja ini menjadi khabar baik, tidak saja bagi para pelaku ekonomi atau operator penerbangan, juga bagi masyarakat. Karena dengan sektor penerbangan yang mulai menggeliat, maka transportasi orang dan barang akan lebih lancar lagi.

Masyarakat juga dapat menarik nafas lebih lega setelah lebih dari 1,5 tahun dilanda kecemasan akibat pandemi Covid-19.

Namun tentu saja, berkali-kali saya ingatkan, sesuai dengan pernyataan pemerintah bahwa protokol kesehatan jangan sampai kendor, harus tetap dilaksanakan dengan ketat.

ICAO CART

Terkait penanganan pandemi Covid-19 di penerbangan global, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) sudah memberikan pedoman yang diberi nama Council Aviation Recovery Task Force (CART) Report untuk semua stakeholder penerbangan global, baik itu regulator (pemerintah) maupun operator nya seperti maskapai, bandara dan sebagainya.

Ada 10 pedoman yang diberikan ICAO yaitu: (1) protect people harmonized but flexible measures; (2) work as one aviation team and show solidarity; (3) ensure essential connectivity; (4) actively manage safety-security-and health-related risks; (5) make aviation public health measures work with aviation safety and security systems; (6) strengthen public confidence; (7) distinguish restart from recovery; (8) support financial relief strategies to help the aviation industry; (9) ensure sustainability; (10) and learn lessons to improve resilience.

Secara garis besar, pedoman ini hampir sama dengan pedoman yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo yaitu bahwa untuk penanganan pandemi ini harus seperti memainkan “gas dan rem” antara kesehatan dan perekonomian dengan kesehatan masyarakat tetap menjadi acuan utama.

Artinya jika pandemi memburuk, maka kesehatan digas dan perekonomian direm. Sebaliknya kalau pandemi melandai, kesehatan direm, perekonomian digas.

CART ICAO sendiri juga menyatakan bahwa panglima dalam penanganan pandemi in adalah sektor kesehatan. Namun kesehatan di sini bukan hanya kesehatan masyarakat, kesehatan operator penerbangan juga harus turut diperhatikan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.