Denon Prawiraatmadja
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perhubungan

Menyongsong Rebound Penerbangan Nasional

Kompas.com - 25/10/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Artinya jangan sampai operator penerbangan, terutama maskapai sebagai aktor utama dalam penerbangan, dikesampingkan dan dibiarkan bangkrut.

Karena sektor transportasi udara ini akan mempunyai peran yang sangat vital jika pandemi usai dan terjadi gelombang euforia masyarakat dalam berkegiatan.

Baca juga: AirNav Pastikan Kesiapan Antisipasi Kenaikan Jumlah Penerbangan ke Bali

 

Jika transportasi udara dibiarkan mati selama pandemi, maka rebound perekonomian global dan nasional bisa sangat terganggu dan bahkan tidak akan tercapai sesuai target yang ditentukan.

Rebound di Indonesia

Saat ini seluruh elemen masyarakat di Indonesia, termasuk pemerintah, tengah menanti rebound tersebut. Termasuk rebaoun di sektor penerbangan nasional.

Sektor penerbangan merupakan sektor yang vital, bahkan boleh dibilang sangat vital bagi Indonesia. Karena bentuk wilayahnya yang terdiri dari ribuan pulau dengan keseluruhan wilayah yang sangat luas (hampir 75 persen wilayah Eropa), maka transportasi yang paling utama adalah pesawat.

Pesawat bisa mengangkut penumpang dan barang (kargo) dengan cepat dan relatif banyak dengan selamat dan aman. Sehingga bisa dikatakan penerbangan adalah urat nadi bagi perekonomian Indonesia.

Rebound penerbangan nasional tentu saja sangat dinantikan oleh pemerintah dan masyarakat. Kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan biaya tes PCR hampir separuh harga sehingga tidak membebani masyarakat yang ingin terbang, patut diapresiasi dan menjadi contoh semua pihak, bagaimana “gas dan rem” penanganan pandemi Covid-19 di tanah air dilaksanakan.

Dengan semakin melandainya kasus covid-19, vaksinasi yang dilaksanakan sangat masif, protokol kesehatan yang dijalankan dengan ketat, dan kesadaran mayarakat yang semakin baik terkait bahaya Covid-19, tentu tidak banyak alasan untuk menghalangi rebound penerbangan nasional.

Syarat-syarat penerbangan sebaiknya dipermudah. Hal-hal yang dianggap menghalangi dan tidak terlalu perlu seharusnya direm dulu.

Indonesia harus bersatu padu, bahu-membahu menyongsong rebound penerbangan dan perekonomian nasional secara sehat dan terkendali. Tentunya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Alasan Resign Kerja yang Baik

7 Alasan Resign Kerja yang Baik

Work Smart
[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

Whats New
Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Whats New
Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.