Sri Mulyani Soroti Rendahnya Realisasi Belanja Pemprov DIY

Kompas.com - 26/10/2021, 09:01 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI membahas RUU HKPD, Senin (13/9/2021). Dok. Kementerian KeuanganMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI membahas RUU HKPD, Senin (13/9/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti realisasi belanja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang masih rendah.

Padahal, penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di wilayah tersebut menjadi yang paling tinggi dibanding provinsi lain.

Bendahara negara ini merinci, penyaluran TKDD Yogyakarta oleh pemerintah pusat sudah 76,5 persen. Namun, realisasi belanja APBD Yogyakarta masih belum signifikan sehingga selisih antara pendapatan dan belanja menjadi tinggi yakni 20,39 persen.

"Untuk perbandingan pendapatan dan belanja di berbagai provinsi, untuk beberapa daerah yang sudah mendapatkan transfer dari pemerintah pusat namun belum belanja, yang terbesar adalah DIY," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (26/10/2021)

Baca juga: Dana Pemda Masih Menumpuk di Bank, Totalnya Capai Rp 194,2 Triliun

Sementara itu, selisih terkecil antara realisasi pendapatan dan belanja negara adalah Sulawesi Tenggara. Sri Mulyani mencatat, selisih di wilayah tersebut hanya 0,62 persen.

Namun hal ini bukan berarti Sulawesi Tenggara sudah merealisasikan belanja dengan baik. Rendahnya selisih terjadi lantaran wilayah tersebut belum memenuhi syarat salur TKDD sehingga pemerintah pusat menahan dana penyaluran.

Terlihat, realisasi penyaluran TKDD di Sulawesi Tenggara baru 66,1 persen, berada di bawah rata-rata nasional yang sebesar 69,15 persen.

"Untuk Sulawesi tenggara paling kecil bukan karena mereka belanja lebih baik, namun transfer (TKDD) lebih rendah sebab belum memenuhi beberapa syarat," beber dia.

Lebih lanjut wanita yang akrab disapa Ani ini menjelaskan, serapan belanja yang belum optimal turut berdampak pada tingginya nilai simpanan di bank.

Baca juga: Sri Mulyani Tahan Penyaluran Dana untuk 90 Pemda, Ini Penyebabnya

Hingga akhir September 2021, simpanan Pemda di bank kembali melonjak mencapai Rp 194,12 triliun. simpanan dana pemda itu naik Rp 15,16 triliun atau 8,47 persen dari posisi Agustus 2021.

Bahkan, simpanan dana ini lebih tinggi dibanding bulan Juni, yang kala itu tembus Rp 190 triliun.

"Dua bulan sebelumnya, Juli-Agustus sudah menurun Rp 173 triliun atau Rp 178 triliun. Sekarang naik lagi di Rp 194,2 triliun," beber Ani.

Secara total, belanja APBN hingga September 2021 terkontraksi -2,11 persen, sekitar Rp 603,57 triliun dari pagu anggaran Rp 1.217,74 triliun. Realisasi belanja Pemda yang mendekati akhir tahun ini baru mencapai 49,56 persen.

Berdasarkan fungsi, belanja kesehatan dan belanja perlindungan sosial menurun sebesar minus 3,7 persen (yoy) dan minus 27,4 persen (yoy). Belanja kesehatan baru mencapai 95,36 triliun atau Rp 7,8 persen terhadap APBD. Sementara belanja perlindungan sosial baru Rp 6,67 triliun atau 0,5 persen terhadap APBD.

Hal ini jelas berbanding terbalik dengan realisasi program PEN pemerintah pusat. Untuk klaster kesehatan dalam program tersebut misalnya, realisasi sudah mencapai 54,3 persen atau Rp 116,82 triliun dari pagu Rp 214,96 triliun.

"Ini sangat kontras dengan belanja pemerintah bidang kesehatan yang justru melonjak sangat tinggi di tingkat pusat," pungkas Ani.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PPN: Pembangunan IKN Menempatkan RI ke Posisi Strategis Jalur Perdagangan Dunia

Menteri PPN: Pembangunan IKN Menempatkan RI ke Posisi Strategis Jalur Perdagangan Dunia

Whats New
Qoala Plus Targetkan Pertumbuhan Pemasaran 5 Kali Lipat di Tahun 2022

Qoala Plus Targetkan Pertumbuhan Pemasaran 5 Kali Lipat di Tahun 2022

Rilis
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi II, Asing Lepas BBNI, BBCA dan ANTM

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi II, Asing Lepas BBNI, BBCA dan ANTM

Whats New
54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

Whats New
Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Whats New
Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Whats New
Bangun Ibu Kota Baru 'Nusantara', Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Bangun Ibu Kota Baru "Nusantara", Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Whats New
Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Whats New
Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Whats New
Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Spend Smart
Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Earn Smart
Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Whats New
Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Whats New
Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Whats New
Pesan Blue Bird di Mobile Banking BCA Bisa Dapat Diskon, Ini Caranya

Pesan Blue Bird di Mobile Banking BCA Bisa Dapat Diskon, Ini Caranya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.