Kompas.com - 26/10/2021, 11:01 WIB
Photo caption (ki-ka)  Adi W Rahadi - Founder & CEO of majoo Indonesia Bayu Indriarko - VP Engineering of majoo Indonesia Audia R Harahap - Cofounder & COO of majoo Indonesia majooPhoto caption (ki-ka) Adi W Rahadi - Founder & CEO of majoo Indonesia Bayu Indriarko - VP Engineering of majoo Indonesia Audia R Harahap - Cofounder & COO of majoo Indonesia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan aplikasi wirausaha, Majoo, telah menerima pendanaan Pra-Seri A senilai 4 juta dollar AS dari AC Ventures, BRI Ventures, dan Xendit.

Co-Founder & CEO Majoo Adi W Rahadi mengatakan, pihaknya akan membuka peluang bagi UMKM untuk dapat menjual produk melalui beberapa saluran offline dan online dalam satu fitur aplikasi.

“UMKM sangat bergantung pada kegiatan penjualan offline. Melihat situasi pandemi, kami mengembangkan fitur e-commerce dalam misi mendukung UMKM melewati masa yang penuh tantangan ini," kata Adi W Rahadi dalam siaran resminya, Selasa (26/10/2021).

"Kami memberi mereka alat untuk membuat situs web mereka sendiri, melakukan pembayaran secara online, dan terintegrasi dengan Grabfood, Tokopedia, Shopee, dan layanan lain dari e-commerce,” sambung dia.

Menurut Adi, dengan kemitraan yang kuat, terintegrasi ke beberapa marketplace, dan memiliki hubungan yang baik dengan berbagai asosiasi UMKM, Majoo mampu mengembangkan platform yang secara unik melayani bisnis UMKM Indonesia.

Baca juga: Pengetatan Regulasi China dan Krisis Energi Bayangi Pasar Saham Asia

Adi juga mengatakan, aplikasi Majoo telah tumbuh 85 persen secara tahunan dan telah mengakuisisi lebih dari 20.000 pengguna aktif dengan tingkat retensi terbaik di industri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Majoo juga telah memproses lebih dari 80 juta transaksi senilai 600 juta dollar AS untuk UMKM di lebih dari 600 kota di Indonesia dari berbagai jenis bisnis, mulai dari F&B hingga laundry.

Sementara itu, CEO BRI Ventures Nicko Widjaja mengatakan, pihaknya dengan semangat yang sama yang dimiliki Majoo, akan terus mendorong pertumbuhan UMKM dan memberikan akses permodalan.

"Kami melihat banyak potensi sinergi yang dapat dilakukan antara Majoo dan ekosistem BRI Group serta anak perusahaannya. Misalnya, sinergi dalam pemberian akses kepada UMKM untuk tabungan digital, pinjaman digital dan layanan buy now pay later dari Bank Raya (sebelumnya BRI Agro)," kata Nicko.

"Ketika masalah akses permodalan UMKM dapat terselesaikan dengan bantuan Majoo, kami yakin mereka dapat lebih berfokus dalam mengembangkan bisnisnya dan mampu naik kelas dengan lebih cepat," sambung Nicko.

Baca juga: Dana Pemda Masih Menumpuk di Bank, Totalnya Capai Rp 194,2 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.