Kisah Dua Pekerja Konstruksi, Ditipu Tak Dapat Upah hingga Berhasil Wujudkan Mimpi

Kompas.com - 26/10/2021, 15:44 WIB
Komunitas Sedulur Gravel Komunitas Sedulur GravelKomunitas Sedulur Gravel

Ia bertahan untuk mendapatkan penghasilan demi menghidupi keluarga kecilnya. Biasanya, pekerjaan didapatkan melalui seorang kenalan dan mandor proyek.

Upah yang seharusnya dibayar harian, seringkali tak dipenuhi dan dijanjikan akan dibayar kemudian. Bertahun-tahun bekerja sebagai pekerja bangunan, hal ini yang menjadi hambatan terbesar bagi Widhianto.

Bagaimana pun, kepastian soal upah menentukan pemenuhan kebutuhan keluarganya. “Kadang-kadang, sampai harus dikejar-kejar (untuk pembayaran upah). Itu juga kadang berhasil, kadang tidak,” ujar Widhianto.

Hal yang sama juga dialami Mariono (43), yang sudah punya rekam jejak cukup panjang dalam pekerjaan konstruksi.

Pria asal Kendal, Jawa Tengah, ini, menyebutkan, ia bekerja sebagai pekerja konstruksi sudah sangat lama, bahkan pernah melanglang buana di Malaysia selama 10 tahun.

Sekembalinya ke Tanah Air, pada 2009, ia kembali menjalani profesi yang sama di Pulau Bali.

“Biasalah, kalau pekerjaan seperti ini kita dapat dari kenalan atau dibawa mandor. Modalnya ya sama-sama percaya saja,” kata Mariono.

Dengan pengalaman yang lama di sektor konstruksi, Mariono sudah menguasai berbagai keahlian di bidang pekerjaan ini. Ia juga sudah memahami berbagai seluk beluk lainnya yang kerap merugikan pekerja.

Akan tetapi, ia bertahan karena harus menghidupi istri dan kelima anaknya.

“Ditipu ya sudah pernah juga. Bukan cuma sekali malahan. Banyaklah ceritanya. Mandornya kabur bawa uang pekerja, pembayaran upah telat, atau tidak dibayar sama sekali,” ungkap Mariono.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.