Kisah Dua Pekerja Konstruksi, Ditipu Tak Dapat Upah hingga Berhasil Wujudkan Mimpi

Kompas.com - 26/10/2021, 15:44 WIB
Komunitas Sedulur Gravel Komunitas Sedulur GravelKomunitas Sedulur Gravel

“Kalau sudah begitu ya bingung juga. Mana mau bayar uang sekolah anak, bayar cicilan, beli susu. Tapi mau bagaimana lagi, situasinya ya begitu,” lanjut Mariono.

Baca juga: Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun Berasal dari Penerima Upah dan Jasa Konstruksi

Berulang kali mengalami kehilangan hak yaitu upah yang tak dibayar, membuat Widhianto dan Mariono berusaha mencari jalan yang lebih baik.

Keduanya kemudian menemukan Komunitas Sedulur Gravel yang mempertemukan para pekerja konstruksi dalam suatu wadah.

Widhianto bergabung di komunitas ini sejak Februari 2020. Sementara, Mariono mengaku mengetahui komunitas ini saat berselancar di media sosial Facebook.

“Kan ada grup pekerja bangunan gitu, terus ada informasi soal Komunitas Sedulur Gravel ini. Saya coba gabung saja, namanya usaha, siapa tahu bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik,” kata Mariono.

Mariono juga bergabung di Sedulur Gravel sejak Februari 2020. Kala itu, dampak pandemi Covid-19 mulai terasa.

Dari Bali, ia pindah ke Banten, daerah asal istrinya untuk melanjutkan mengadu nasib. Proyek-proyek di Pulau Dewata mulai sepi.

Setelah bergabung di Komunitas Sedulur Gravel, keduanya bisa berkomunikasi dengan sesama pekerja konstruksi lainnya dari berbagai daerah dan berbagai latar belakang. Melalui komunitas ini pula mereka mendapatkan berbagai proyek pekerjaan.

Situasinya jauh berbeda. Tak ada lagi cerita upah telat dibayar.

“Saya awalnya diajak teman saya yang sudah gabung di Komunitas Sedulur Gravel ini. Pas juga enggak lama pandemi. Jadi bersyukur saja, karena sejak di komunitas ini, ada saja proyek. Lebih pasti lah,” ujar Widhianto.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.