Bakal IPO, Mitratel Tawarkan 29,85 Persen Saham ke Publik

Kompas.com - 27/10/2021, 12:38 WIB
PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) ambil alih kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Rabu (14/10/2020).  

DOK. Humas TelkomPT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) ambil alih kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Rabu (14/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel akan melangsungkan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO), dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 29,85 persen saham kepada publik.

Anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu pun telah mulai melakukan penawaran awal (bookbuilding) saham, yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 November 2021.

Adapun pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 12 November 2021.

Baca juga: IPO Mitratel Lebih Besar dari Bukalapak

Setelah diperolehnya pernyataan efektif dari OJK, penawaran umum rencananya akan dilaksanakan pada 16-18 November 2021 dan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 November 2021.

“Melalui IPO ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian investor regional maupun internasional terhadap Mitratel,” ujar Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Rencananya, Mitratel akan menggunakan 40 persen dana hasil IPO untuk belanja modal (capital expenditure) organik, 50 persen untuk belanja modal anorganik, dan 10 persen untuk modal kerja serta kebutuhan perseroan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mitratel juga tengah mempersiapkan strategi untuk ekspansi jangka panjang di Asia Tenggara dan Asia Pasifik,” kata Tehodorus.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah beharap, aksi korporasi itu dapat mendukung upaya pengembangan bisnis Mitratel ke depan, khususnya terkait penyediaan menara telekomunikasi.

“Kedepannya, Mitratel memiliki potensi pertumbuhan yang baik seiring dengan perkembangan teknologi terlebih dengan kehadiran 5G yang membuat kebutuhan operator terhadap menara telekomunikasi meningkat,” ucapnya.

Sebagai informasi, PT BRI Danareksa Sekuritas, HSBC, JP Morgan, PT Mandiri Sekuritas, dan Morgan Stanley ditunjuk sebagai joint bookrunners dan joint global coordinators IPO Mitratel.

Baca juga: Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.