Wall Street Melemah, S&P 500 dan Dow Jones Terseret Saham Cyclical

Kompas.com - 28/10/2021, 07:12 WIB
Ilustrasi New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comIlustrasi New York Stock Exchange

"Suku bunga untuk sementara lebih rendah karena fakta bahwa ada beberapa ketidakpastian dari perspektif pajak dan apa yang mungkin terjadi. Kami tahu Federal Reserve (The Fed) akan meruncing, itu sudah cukup banyak diperhitungkan tetapi sekarang Anda memiliki banyak pembicaraan tentang seperti apa masa depan The Fed," lanjut Horneman.

Baca juga: Pengertian Profit Taking, Cut Loss, dan Stop Loss Pada Investasi Saham

Sebaliknya, kurva imbal hasil yang mendatar berfungsi untuk melemahkan saham sektor keuangan. Belum lagi, penurunan harga minyak mentah setelah data stok AS menarik saham-saham sektor energi lebih rendah.

Alhasil, kedua sektor tersebut mengalami penurunan persentase satu hari terbesar dalam lima minggu. Di mana, saham JP Morgan melemah 2,08 persen dan Exxon Mobil turun 2,60 persen.

Awal yang solid untuk musim pendapatan telah mendorong indeks S&P 500 dan Dow Jones ke level tertinggi sepanjang masa minggu ini, karena kekhawatiran investor atas kemampuan perusahaan untuk menavigasi kemacetan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja, dan meningkatnya tekanan harga telah berkurang untuk saat ini.

Sedangkan indeks Nasdaq masih berada 1 persen dari rekor penutupan tertinggi-nya yang dicetak pada 7 September lalu.

"Meskipun kami tidak keluar dari kesulitan dengan cara apa pun, perusahaan menyesuaikan lebih cepat dari yang kami perkirakan," kata Horneman.

Laba untuk perusahaan pada indeks S&P 500 diperkirakan akan tumbuh 37,6 persen secara year on year (yoy) di kuartal ketiga. Berdasarkan data Refinitiv IBES, dari 192 perusahaan yang telah melaporkan pendapatan, 82,8 persen telah melampaui ekspektasi analis.

Perpindahan ke sektor pertumbuhan seperti saham teknologi juga dipicu setelah beberapa Senat Demokrat AS mengusulkan pajak keuntungan yang belum direalisasi miliarder dari aset mereka. Sementara kekhawatiran seputar waktu kenaikan suku bunga muncul kembali menjelang pertemuan kebijakan The Fed pada pekan depan.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Wall Street melemah, S&P 500 dan Dow Jones terseret saham cyclical

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.