IPO, Widodo Makmur Perkasa Tawarkan Saham di Kisaran Rp 160-Rp 220 Per Lembar

Kompas.com - 28/10/2021, 07:29 WIB
Ilustrasi BEI KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi BEI

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMP) siap melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini. Perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals ini menetapkan harga IPO sebesar Rp 160 – Rp 220 per saham.

Periode Book Building akan dilakukan pada 27 Oktober 2021 - 9 November 2021. Perseroan berencana melepas 8,3 miliar saham atau mewakili 25 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Dengan begitu total fund raised adalah senilai Rp 1,3 miliar sampai dengan Rp 1,8 miliar.

C.O.O WMP Mega Nurfitriyana berharap, melalui IPO bisa menumbuhkan kinerja perusahaan ke depan serta dapat berekspansi. Adapun lima lini bisnis perseroan mencakup peternakan sapi terintegrasi, pengolahan makanan berbasis daging, peternakan ayam terintegrasi, komoditas pertanian, serta konstruksi dan energi terbarukan.

Baca juga: Bakal IPO, Mitratel Tawarkan 29,85 Persen Saham ke Publik

“Harapan kami bahwa dengan terlaksananya proses IPO ini dapat membawa pertumbuhan yang lebih kuat dari seluruh anak usaha atau lini bisnis yang berada di bawah naungan WMP,” kata Mega dalam siaran pers, Rabu (27/10/2021).

WMP bergerak dalam bisnis peternakan sapi terintegrasi yang dilakukan di 2 peternakan dengan total kapasitas 172.000 ekor per tahun atau terbesar di Indonesia.

Dua peternakan sapi tersebut terletak di Cianjur, Jawa Barat, seluas 130 hektare (ha) dan Cariu, Bogor, Jawa Barat, seluas 35 ha. Adapun kapasitas produksi pakan ternak mencapai 131.000 ton per tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak usaha PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) tersebut juga mengadopsi model bisnis unggas yang terintegrasi dan terfokus pada bisnis downstream. Selain peternakan, perseroan melakukan kegiatan penetasan, commercial farms, pabrik pakan, hingga rumah potong hewan (RPH).

Baca juga: Mitratel Segera IPO, Apakah Layak Dikoleksi? Ini Rekomendasi Analis

WMP juga memiliki anak usaha lain juga menjalankan RPH (sapi) dengan kapasitas produksi 300 ekor per hari, serta memiliki fasilitas pengolahan daging. Daging olahan didistribusikan dengan merek sendiri di dalam negeri.

Setiap tahun, sebanyak 4.600 ton daging diproses menjadi berbagai produk, yaitu sosis sebanyak 1.500 ton per tahun, bakso 900 ton per tahun, nugget 700 ton per tahun, dan chicken parting 1.500 ton per tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.