HUT Ke-126, BRI Fokus Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kompas.com - 28/10/2021, 14:35 WIB
HUT BRI  Ke-126 DOKUMENTASI BRIHUT BRI Ke-126

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membuka rangkaian perayaan hari jadinya yang ke-126 tahun, jatuh pada setiap tanggal 16 Desember mendatang.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menyampaikan tema yang diusung di ulang tahun BRI yang ke-126 kali ini adalah ‘Memberi Makna Indonesia’.

“BRI sejak dibentuk pada tahun 1895 terus bertumbuh bersama masyarakat Indonesia dan menciptakan serta memberikan kontribusi positif untuk pembangunan bangsa. Pada usianya yang semakin matang, perseroan akan terus menjaga komitmennya untuk terus menciptakan social value maupun economic value untuk Indonesia,” kata Catur secara virtual, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: BRI Cetak Pertumbuhan Laba 34,7 Persen di Kuartal III Tahun 2021

Dalam kesempatan tersebut, Catur mengungkapkan pihaknya akan terus berperan aktif memberikan kontribusi positif untuk Indonesia. Hal ini seiring dengan inovasi, teknologi, dan budaya berbasis kinerja yang diterapkan perseroan.

Pada HUT ke-126 ini, perseroan juga menjadikan program Desa BRILian sebagai salah satu contoh bukti nyata Memberi Makna Indonesia. Desa BRILian merupakan desa binaan BRI yang memiliki empat aspek ekosistem.

Pertama, BUMDes yang aktif sebagai penggerak ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang terimplementasi di desa, ketiga, inovasi yaitu desa yang kreatif dalam memecahkan masalah kemasyarakatan, dan keempat adalah sustainability yaitu desa tangguh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini bukti BRI hadir dengan memperkuat desa melalui empat aspek tersebut sehingga desa-desa menjadi lebih berdaya dan berkembang melalui aksi pengembangan UMKM yang merupakan salah satu aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI,” tambah dia.

Pada peringatan HUT BRI kali ini, Desa BRILian yang terpilih akan mendapat bantuan dari program BRI Peduli. Jika dirinci bantuan tersebut meliputi bantuan sarana umum yakni renovasi atau pembangunan jalan umum, gapura, penerangan jalan, toilet umum, jembatan, serta sarana prasarana lainnya yang dapat diakses oleh masyarakat.

“Bantuan sarana pendukung dimaksud seperti renovasi atau pembangunan sarana ibadah, sarana pendukung kesehatan hingga sarana prasarana sanitasi. Ada pula bantuan pelatihan dan peralatan usaha kepada klaster atau kelompok seperti pelatihan hospitality, peningkatan keterampilan SDM, pengemasan dan pemasaran produk, cara packaging, dan sealer,” tambah Catur.

Baca juga: Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, Serta Biaya-biaya Lainnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.