Kompas.com - 28/10/2021, 17:00 WIB
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo melantik 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Istana, Senin (25/10/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo melantik 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Istana, Senin (25/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam dunia diplomatik dikenal istilah duta dan konsulat. Kendati begitu, masih ada beberapa orang yang masih bingung menenai apa itu duta dan konsulat.

Lantas, apa yang dimaksud dengan duta atau konsulat?

Duta

Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), duta adalah orang yang mewakili suatu negara di negara lain untuk mengurus kepentingan negara yang diwakilinya, membantu dan melindungi warga negaranya yang tinggal di negara itu, dan sebagainya.

Baca juga: Rencana Pembukaan Kunjungan Wisatawan, Sandiaga Uno Bertemu Dubes Rusia hingga Inggris

Dalam penggunaan sehari-harinya duta adalah dapat digunakan sebagai pejabat setingkat menteri yang ditempatkan di negara asing.

Duta sendiri biasanya bertugas di sebuah kantor perwakilan diplomatik suatu negara. Kantor tersebut biasa disebut dengan kedutaan besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat diplomatik tertinggi yang memimpin kedutaan besar bisa disebut dengan duta besar.

Konsulat

Mengutip laman kemlu.go.id, konsulat pada dasarnya hampir sama dengan kedutaan, namun area kerjanya hanya pada penanganan hubungan konsuler atau hubungan antarmanusia dan hubungan ekonomi, tidak termasuk hubungan politik.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Perdagangan Internasional?

Orang yang menjalankan tugas-tugas tersebut biasa disebut sebagai konsul. Mengutip KBBI, konsul adalah orang yang diangkat dan ditugasi sebagai wakil pemerintah suatu negara dalam mengurus kepentingan perdagangan atau perihal warga negaranya di negara lain.

Jika Korps perwakilan diplomatik dipimpin oleh seorang Duta Besar, maka korps perwakilan konsuler di pimpin oleh seorang Konsul Jenderal.

Pemerintah Indonesia saat ini telah memiliki sebanyak 132 perwakilan yang terdiri dari 95 Kedutaan Besar, 3 Perutusan Tetap untuk PBB di New York dan Jenewa, serta Perutusan Tetap untuk ASEAN di Jakarta 30 Konsulat Jenderal dan 4 Konsulat Republik Indonesia. Selain itu Indonesia juga telah mengangkat 64 Konsul kehormatan.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Devisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.