[POPULER MONEY] Pengecualian Harga Baru Tes PCR | Dirut Garuda Dituding Liburan Pakai Fasilitas Kantor

Kompas.com - 29/10/2021, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menurunkan harga tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) menjadi Rp 275.000 di Jawa-Bali dan Rp 300.000 di daerah lain.

Tarif tes terbaru ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri atau atas permintaan sendiri di laboratorium maupun rumah sakit.

Namun, tarif tersebut tidak berlaku bagi rumah sakit yang mendapat bantuan dari pemerintah.

Baca juga: Garuda Indonesia Berikan Promo Tes PCR Seharga Rp 260.000

Berita lainnya,  Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dituding memakai fasilitas kantor untuk berlibur bersama keluarga ke luar negeri.

 

Ia pun dilaporkan oleh Serikat Pekerja Garuda Indonesia ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Dua kabar tersebut masuk ke deretan berita populer Money hari ini, Jumat (29/10/2021).

Selain itu, ada berita populer lainnya yang dirangkum Kompas.com sebagai berikut:

Baca juga: Andai Bangkrut, Posisi Garuda Digantikan Pelita Air Milik Pertamina

1. Tarif Terbaru Tes PCR Tak Berlaku bagi Rumah Sakit yang Dapat Bantuan Pemeriksaan dari Pemerintah

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Di dalam SE itu disebutkan bahwa tarif tes Covid-19 jenis RT-PCR terbaru ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri atau atas permintaan sendiri di laboratorium maupun rumah sakit.

Akan tetapi, ada pengecualian untuk pengenaan tarif tes RT-PCR tersebut.

Baca selengkapnya di sini

2. Satgas Kembali Sita Uang hingga Properti milik Pengemplang BLBI, Ini Rinciannya

Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali menyita dan memblokir sejumlah aset debitor/obligor penerima dana BLBI pada tahun 1998 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD menyebut, aset yang disita tersebar di beberapa wilayah berupa tanah dan bangunan. Aset pun berupa uang tunai dalam bentuk rupiah dan dollar AS.

"Sampai dengan saat ini, tim Satgas BLBI terus bekerja untuk mengembalikan hak negara, di mana sejumlah aset kredit telah dikembalikan ke kas negara dan sejumlah aset properti juga telah dikuasai negara," kata Mahfud dalam konferensi pers progress Satgas BLBI, Rabu (27/10/2021).

Baca selengkapnya di sini

3. Daftar Bank yang Akan Turunkan Biaya Transfer Jadi Rp 2.500

Bank Indonesia menargetkan sistem baru BI Fast Payment bisa beroperasi secara penuh pada minggu kedua Desember 2021. Salah satu manfaat BI Fast Payment adalah biaya transfer antar bank menjadi lebih murah, hanya Rp 2.500.

Pada tahap awal, BI Fast difokuskan untuk layanan transfer kredit individual. Untuk tahap awal, hanya beberapa bank yang bisa menjalankan BI Fast Payment. Lalu, bank mana saja yang bisa menerapkan biaya transfer Rp 2.500 lebih dahulu?

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bilang, BI-Fast dibangun untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) nasional secara end-to-end, bersifat national driven sebagai wujud implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, dan mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal.

Baca selengkapnya di sini

4. Karyawan Tuding Dirut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Manajemen Garuda: Seluruh Biaya Ditanggung Pribadi

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dilaporkan oleh Serikat Pekerja Garuda Indonesia ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Irfan dituding telah menggunakan fasilitas perusahaan untuk mengajak keluarganya saat menghadiri forum resmi sembari menikmati liburan.

Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) menyebut, sebagai perusahaan dengan kondisi yang memerlukan perhatian dirut selama 24 jam, seharusnya undangan pertemuan International Cairan Transport Association (IATA) di New York, Amerika Serika didelegasikan kepada bawahannya, seperti yang biasa dilakukan oleh dirut sebelumnya.

Baca selengkapnya di sini

5. Garuda Bantah Dirutnya Liburan Keluarga ke AS Pakai Fasilitas Kantor

Sejumlah pekerja yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) melaporkan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Serikat karyawan BUMN penerbangan ini menuding Irfan menggunakan fasilitas perusahaan untuk berlibur bersama keluarganya ke Amerika Serikat dan Eropa.

Awalnya, Sekarga mendapat informasi adanya penerbitan Kartu Member Garuda Indonesia yaitu GA Miles Platinum VIP terhadap 4 orang keluarga Dirut Garuda yakni anak, menantu, dan cucu.

Baca selengkapnya di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.