KILAS

Komitmen Implementasikan ESG, ANJ Raih Penghargaan Disclosure Rating Leadership A

Kompas.com - 29/10/2021, 15:39 WIB
Direktur Utama ANJ Istini Siddharta saat menerima penghargaan ESG Award 202. DOK. Humas ANJDirektur Utama ANJ Istini Siddharta saat menerima penghargaan ESG Award 202.

KOMPAS.com – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) mendapatkan penghargaan Disclosure Rating Leadership A dalam acara “Environment, Social, Governance (ESG) Disclosure Awards 2021”, Rabu (27/10/2021).

Direktur Utama ANJ Istini T Siddharta mengatakan, ESG dalam perusahaan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemangku kepentingan internal maupun eksternal.

Dengan begitu, implementasi ESG membutuhkan kolaborasi penuh di antara para pihak tersebut.

Istini juga mengungkapkan, penghargaan Disclosure Rating Leadership A ini menunjukkan kolaborasi tersebut telah berjalan dengan baik.

Hal itu pun sejalan dengan ambisi ANJ untuk menjadi perusahaan terkemuka dalam keterbukaan dan pengungkapan ESG, serta pelopor dalam penerapan ESG yang memberikan sumbangsih terhadap keberlanjutan pada tingkat global.

Baca juga: Upaya ANJ Lindungi Keanekaragaman Hayati Indonesia

“Kami sangat gembira bahwa dalam penilaian ini Bumi Global Karbon (penyelenggara penghargaan) sudah menggunakan 33 faktor utama ESG yang banyak kesamaannya dengan kriteria yang digunakan perusahaan rating ESG internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Istini juga berharap, penghargaan ini turut menunjukkan kepada publik dan pemangku kepentingan bahwa ANJ adalah salah satu perusahaan di industri kelapa sawit yang berkomitmen pada keberlanjutan.

“Saya berharap kita dapat semakin melangkah maju dalam mencintai, melindungi dan mewariskan bumi yang lestari untuk generasi yang akan datang,” katanya.

Adapun, penghargaan ini digelar Majalah Investor yang merupakan bagian dari Berita Satu Media Holdings (BSMH) dan bekerja sama dengan Bumi Global Karbon Foundation (BGKF).

Penghargaan ini merupakan ajang pemberian apresiasi kepada perusahaan yang memiliki komitmen dalam pengungkapan ESG.

Baca juga: Lewat Koperasi, ANJ Dukung Ketahanan Ekonomi Masyarakat Papua Barat

Founder BGKF Deni Daruri mengatakan, perhitungan skor pengungkapan (disclosure) ESG Awards dilakukan melalui analisis sustainability reporting untuk menentukan tingkat transparansi ESG yang menggunakan faktor-faktor relevan.

“BGKF telah mengidentifikasi 33 faktor utama ESG berdasarkan studi peraturan, perjanjian internasional, serta standar pedoman pelaporan,” kata Deni.

Kriteria itu, antara lain kriteria faktor ESG unggulan dari Pasar Modal The Nasdaq Helsinki, kerangka kerja dan ketentuan Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD), serta Carbon Disclosure Project (CDP).

Faktor-faktor tersebut sangat mempengaruhi sustainability reporting perusahaan dan cara menjaga operasi bisnis yang sustainable.

Adapun, tahun 2021 merupakan tahun kedua ESG Disclosure Awards diselenggarakan BSMH dan BGKF.

Baca juga: Kebijakan Pro-Perempuan ANJ: Kesetaraan Gender dan Pemenuhan Hak Pekerja Perempuan

Sebelumnya, ANJ juga telah berhasil meraih empat penghargaan pada ajang “ESG Award 2020.

Empat kategori itu adalah “Pengungkapan ESG Emiten Pertanian dan Peternakan Terbaik”, “Pengungkapan Environmental (E) Emiten Pertanian dan Peternakan Terbaik”, “Pengungkapan Social (S) Emiten Pertanian dan Peternakan Terbaik”, dan “Pengungkapan Governance (G) Emiten Pertanian dan Peternakan Terbaik”.

ANJ memiliki visi menjadikan perusahaan pangan berbasis agribisnis berkelas dunia yang meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan alam.

Oleh karena itu, ANJ menganggap pentingnya keterbukaan mengenai kinerja ESG perusahaan dan ikut serta dalam inisiatif standar global.

Untuk berpartisipasi dalam upaya global mengurangi dampak perubahan iklim dan  memastikan keberlanjutan operasi perusahaan, ANJ telah melakukan berbagai hal.

Pertama, melakukan percobaan fertigasi. Proses ini diharapkan membantu pengelolaan kelembaban tanah serta pasokan air dan nutrisi secara lebih efisien ke pohon kelapa sawit, sehingga mengurangi penggunaan air.

Baca juga: Kinerja Perseroan Meningkat, Wakil Dirut ANJ: Semoga Penguatan CPO Berlanjut

Kedua, melakukan pengomposan. Program ini telah mengurangi aplikasi kimia (dalam bentuk pupuk anorganik) ke tanah, sehingga pada akhirnya mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dari penggunaan pupuk anorganik.

Ketiga, pengenalan dan implementasi penyemprot Micron Herbi yang telah mengurangi aplikasi kimia ke tanah.

Keempat, pengenalan electrostatic precipitators (ESP) di pabrik untuk mengurangi emisi partikulat (polusi udara).

Kelima, meningkatkan tingkat penyerbukan dengan membuat kotak elaeidobius kamerunicus.

Untuk mengukur transparansi, ANJ telah berpartisipasi dalam platform pengungkapan Carbon Disclosure Project (CDP) sejak 2019.

CDP adalah organisasi nirlaba internasional terkemuka yang menjalankan sistem pengungkapan lingkungan global.

Baca juga: Kebijakan Keberlanjutan ANJ: ”Road to Net Zero”

Selain itu, ANJ juga telah berpartisipasi dalam penilaian Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit (SPOTT) yang dilakukan oleh Zoological Society of London (ZSL).

SPOTT dirancang untuk mengukur transparansi perusahaan dalam pengungkapan publik atas praktik terbaik dan komitmen keberlanjutan perusahaan melalui RSPO, laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, serta situs perusahaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo Jika Harga Daging dan Telur Mahal Akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo Jika Harga Daging dan Telur Mahal Akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Menteri PANRB kepada ASN: Jangan Memaki-maki Pemerintahan

Whats New
Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Pemerintah Usul Perubahan ICP, Subsidi BBM dkk Bertambah Rp 74,9 Triliun

Whats New
IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

IHSG Naik Tipis Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

Whats New
Kapal Berbendera RI Masuk 'White List' Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Kapal Berbendera RI Masuk "White List" Setelah 2 Dekade, Dulu Sempat Dicap Tidak Aman

Whats New
Harga Cabai dan Telur Ayam Naik, Berikut Harga Pangan Hari Ini

Harga Cabai dan Telur Ayam Naik, Berikut Harga Pangan Hari Ini

Whats New
Kemenperin: Berkat Hilirisasi, Ekspor Industri Manufaktur Terus Naik dan Mendominasi

Kemenperin: Berkat Hilirisasi, Ekspor Industri Manufaktur Terus Naik dan Mendominasi

Whats New
Respons Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-obatan Hewan Ternak di Sumedang

Respons Cepat Kendalikan PMK, Mentan SYL Bantu Obat-obatan Hewan Ternak di Sumedang

Whats New
Mau Beli Minyak Goreng? Simak Perbandingan Harganya di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Mau Beli Minyak Goreng? Simak Perbandingan Harganya di Indomaret, Alfamart, dan Griya Yogya

Spend Smart
Kembali Turun, Ini Jumlah Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2022

Kembali Turun, Ini Jumlah Utang Luar Negeri Indonesia pada Kuartal I-2022

Whats New
Laba Bersih PT Timah Melesat Menjadi Rp 601 Miliar Sepanjang Kuratal I-2022

Laba Bersih PT Timah Melesat Menjadi Rp 601 Miliar Sepanjang Kuratal I-2022

Rilis
BSI Akan Rights Issue Senilai Rp 5 Triliun Pada Kuartal III-2022

BSI Akan Rights Issue Senilai Rp 5 Triliun Pada Kuartal III-2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.