Dua BUMN Kerjasama Pengembangan Bisnis Pengolahan Limbah di KIM

Kompas.com - 29/10/2021, 19:00 WIB
Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (kiri) dan Direktur Utama Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono (kanan) saat penandatangan nota kesepahaman kegiatan pengembangan bisnis pada pengolahan limbah Kawasan Industri Medan (KIM) di Kantor Pusat Adhi Karya, Jakarta, Jumat (29/10/2021). Dok. Surveyor IndonesiaDirektur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson (kiri) dan Direktur Utama Surveyor Indonesia M Haris Witjaksono (kanan) saat penandatangan nota kesepahaman kegiatan pengembangan bisnis pada pengolahan limbah Kawasan Industri Medan (KIM) di Kantor Pusat Adhi Karya, Jakarta, Jumat (29/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) menggandeng PT Surveyor Indonesia (Persero) dalam kegiatan pengembangan bisnis pada pengolahan limbah di Kawasan Industri Medan (KIM).

Kerjasama antara dua perusahaan BUMN tersebut antara lain dalam laboratorium pengujian limbah B3, penyusunan FS, serta pelatihan dan sertifikasi.

Direktur Utama Surveyor Indonesia M. Haris Witjaksono mengatakan, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN dalam mendukung percepatan program Go Green dari Pemerintah Republik Indonesia.

Baca juga: Tingkatkan Industri Halal, Surveyor Indonesia Gandeng MUI

"Nota kesepahaman ini didasari oleh upaya dalam mewujudkan pembangunan fasilitas pengelolaan limbah dan sampah di Indonesia. Seperti diketahui, pengelolaan limbah dan sampah industri merupakan salah satu rencana strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Haris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/10/2021).

Sementara itu, Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson kerjasama antara dua perusahaan BUMN ini akan mampu meningkatkan proses bisnis dari kedua belah pihak menjadi lebih terintegrasi.

Baca juga: Adhi Karya Kantongi Rp 13,8 Triliun dari Garapan Proyek LRT Jabodebek

"PT Adhi Karya sebagai perusahaan kontraktor sangat membuka peluang kepada Surveyor Indonesia dalam memberikan jasa laboratorium uji dan juga monitoring lingkungan dalam pelayanan yang menyeluruh khususnya dalam area kerjasama pengelolaan limbah,” kata dia.

Sedangkan, General Manager Departemen Infrastruktur Adhi Karya, Johan Arifin menjelaskan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan pengembangan bisnis yang mengacu pada PP No 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

"Nantinya Fasilitas Pengolahan Limbah (FPL) yang akan diolah berupa Incenerator Limbah B3, IPAL Limbah B3 cair dan TPS B3," tutupnya.

Baca juga: Erick Thohir: Bos BUMN yang Tak Mau Ikut Transformasi Pasti Saya Ganti

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.