Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Traveloka PayLater: Cara Menggunakan, Bunga, dan Denda

Kompas.com - 30/10/2021, 14:30 WIB
Mutia Fauzia

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Bila Anda menggunakan aplikasi Traveloka, salah satu metode pembayaran yang bisa Anda pilih ketika membeli produk di aplikasi tersebut yakni lewat Traveloka PayLater.

Fitur Traveloka PayLater disediakan oleh Traveloka lewat kerja sama dengan mitra penyedia pinjaman.

Perlu diingat, ketika Anda memilih metode pembayaran dengan menggunakan fitur PayLater, maka Anda wajib untuk membayar tagihan sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang dipilih.

Pasalnya, ketika Anda menggunakan Traveloka PayLater, Anda menggunakan limit Traveloka PayLater yang diberikan oleh pihak penyedia jasa pinjaman.

Bila tidak segera membayar tagihan sesuai dengan tanggal jatuh tempo, maka Anda akan dikenai denda.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Menaikan Limit Traveloka PayLater

Untuk lebih jauh mengenai cara menggunakan Traveloka PayLater, bunga Traveloka PayLater, dan denda Traveloka PayLater, Anda dapat menyimak artikel berikut.

Cara Menggunakan Traveloka PayLater

Untuk bisa menggunakan Traveloka PayLater, Anda harus terlebih dahulu melakukan pendaftaran akun. Sebelumnya, perlu dipastikan Anda merupakan pemilik KTP yng sah dan berumur di atara 21 hingga 70 tahun.

Langkah selanjutnya yakni sebagai berikut:

  1. Siapkan KTP Anda yang sah, kemudian kunjungi halaman travelokaPay dari halaman awal app Traveloka.
  2. Ketuk Kartu Tanpa Kredit dan ikuti instruksi pada formulir pemesanan. Harap diketahui bahwa Anda perlu mengambil foto diri untuk keperluan verifikasi.
  3. Setelah Anda menyelesaikan aplikasi, aplikasi akan diproses dalam 60 menit.

Setelah aplikasi Anda disetejui, Anda akan mendapatkan limit Traveloka PayLater antara Rp 1 juta hingga Rp 50 juta.

Limit tersebut bisa digunakan untuk membeli beragam produk yang tersedia di Traveloka, kecuali yang sudah disebutkan sebelumnya.

Untuk diketahui, PayLater hanya bisa digunakan untuk transaksi senilai Rp 50.000 ke atas. Selain itu, opsi cicilan hanya tersedia untuk transaksi senilai Rp 500.000 ke atas.

Cara membeli produk Traveloka dengan PayLater, Anda bisa mengikuti langkah berikut:

  1. Pada halaman pembayaran, pilih PayLater.
  2. Tentukan jika Anda ingin membayar secara penuh 1 bulan kemudian atau membayar dengan cicilan, jika tersedia. Ketuk Lanjutkan.
  3. Ketuk Beli Dengan PayLater. Lalu, ketuk Kirim untuk mengirim kode verifikasi ke nomor ponsel Anda. Masukkan kode verifikasi, lalu ketuk Verifikasi.
  4. Cek kembali detail pembelian Anda, dan ketuk Lanjutkan. Transaksi Anda pun selesai!
  5. Ketuk Lihat Progres Pembelian untuk melihat status pesanan Anda.

Baca juga: Pengertian ETF: Keuntungan, Kekurangan, dan Contohnya

Bunga dan Denda Traveloka PayLater

Bunga Traveloka PayLater ditetapkan pada kisaran 2,14 persen hingga 4,78 persen per bulan.
Biaya tersebut diberlakukan bagi pengguna Traveloka PayLater dengan yang memiliki melakukan cicilan PayLater bulanan.

Besaran bunga tersebut bersifat flat atau rata untuk setiap bulannya.

Untuk mengetahui bagaimana perhitungan ataupun pembagian bunga Traveloka PayLater untuk setiap pengguna ditentukan terhadap level penggunaan Traveloka PayLater.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com