Sandiaga: Dipertimbangkan Pengurangan Karantina dari 5 Hari Menjadi 3 Hari

Kompas.com - 02/11/2021, 06:39 WIB
Sandiaga Uno Menyampaikan Keterangan Pers Maichel KOMPAS.comSandiaga Uno Menyampaikan Keterangan Pers

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan wacana terkait penurunan masa karantina bagi pelaku perjalanan pariwisata baik turis asing maupun warga negara Indonesia yang telah melakukan perjalanan luar negeri, dari yang semula 5 hari menjadi 3 hari.

Sandiaga mengatakan, hal ini berdasarkan masukan dari epidemiolog bahwa jika pelaku perjalanan telah tervaksin lengkap dan sudah dilakukan tes PCR sebelum keberangkatan, saat kedatangan, dan saat keluar, maka dipertimbangkan pengurangan hari karantina.

“Akan dipertimbangkan pengurangan hari karantina dari 5 hari menjadi 3 hari. Untuk pelaku perjalanan luar negeri yang sudah tervaksinasi lengkap dan mengikuti protokol 3T akan ada keputusan untuk juga menurunkan jumlah hari karantina,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Syarat Naik Pesawat di Luar Jawa dan Bali Boleh Pakai Antigen

Di sisi lain, terkait dengan karantina, Kemenparekraf berinovasi dengan menawarkan karantina melalui kapal Live On Board (LOB). Hal tersebut berdasarkan rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Kemenparekraf juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 terkait permohonan verifikasi kapal LOB.

"Asosiasi Jaringan Kapal Rekreasi (Jangkar) (juga) telah bersurat ke Kemenparekraf terkait kesiapan kapal dan verifikasi," ujar dia.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, mengungkapkan saat ini telah ada 38 kapal yang mendaftar untuk fasilitasi karantina pelaku perjalanan pariwisata.

“Saat ini sedang dilakukan verifikasi beberapa kapal, terkait dengan kelengkapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) karena, pada dasarnya, sejak tahun lalu kami sudah mempunyai pedoman CHSE untuk kegiatan diving, termasuk LOB," ujarnya Rizki.

Baca juga: Indonesia Buka Opsi Bebaskan Karantina buat Turis Asing yang Sudah Divaksinasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.