Lewat Aplikasi Ini, Pelaku UMKM Bisa Jalankan Bisnis Logistik

Kompas.com - 02/11/2021, 13:40 WIB
Ilustrasi UMKM yang beradaptasi di era digital, ilustrasi bisnis online. ShutterstockIlustrasi UMKM yang beradaptasi di era digital, ilustrasi bisnis online.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu perusahaan logistik PCP Express meluncurkan aplikasi Virtual Agent. Lewat aplikasi Virtual Agent PCP Express, pelaku UMKM bisa menjalankan bisnis logistik.

CEO PCP Express Dennis Soemarno mengatakan, peluncuran aplikasi ini dilakukan karena melihat potensi pasar logistik ritel sangat besar.

"Selain itu kami juga melihat bahwa selama ini masyarakat terkendala modal untuk bisa memiliki bisnis logistik," ujarnya saat peluncuran aplikasi secara virtual, Selasa (2/11/2021).

Dia menjelaskan lewat aplikasi Virtual Agent PCP Express, target pasar yang dibidik perusahaan adalah transaksi dari pedagang online (direct seller), reseller, dan dropship.

Baca juga: Lowongan Kerja Shopee Indonesia, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

Sementara itu, komoditas yang dibidik dari layanan Virtual Agent PCP Express yakni pakaian, barang elektronik dan gadget, perlengkapan ibu dan bayi, produk perawatan (personal care), mainan dan lainnya.

Menurut dia, syarat untuk menjadi mitra Virtual Agent PCP Express cukup mudah yaitu calon mitra harus memiliki kendaraan roda dua, smartphone, koneksi internet, timbangan portable, dan meteran.

Dengan modal minim, Virtual Agent PCP Express mendapatkan berbagai keuntungan. Diantaranya yaitu penjemputan paket di lokasi Virtual Agent tanpa minimum nilai transaksi, biaya kirim lebih murah dengan skema harga kemitraan dan tersedia berbagai opsi pembayaran digital.

“Virtual Agent PCP Express juga bisa mendapatkan komisi sebesar 20 persen dari setiap nilai transaksi pengiriman yang bisa dicairkan oleh Virtual Agent setiap minggu,” kata Dennis.

Saat ini, PCP Express telah melakukan pilot project Virtual Agent di wilayah DKI Jakarta. Sudah ada puluhan Virtual Agent yang tergabung dalam pilot project.

Baca juga: Syarat dan Cara Mendaftar Jadi Mitra PCP Express

Dia menambahkan, dengan adanya Virtual Agent, perusahaan optimistis jumlah Virtual Agent PCP Express bertambah menjadi 250 hingga akhir tahun atau dalam periode 2 bulan.

Tahap awal, fokus ekspansi Virtual Agent PCP Express di wilayah DKI Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya. Selanjutnya akan berkembang ke kota besar lain seperti Medan, Makassar, Bali, Balikpapan dan Banjarmasin.

"Yang jelas, permintaan tinggi jasa kurir membuat kami yakin skema bisnis Virtual Agent mampu meningkatkan pendapatan perusahaan dalam jangka panjang. Hingga akhir tahun 2021, kami membidik kenaikan pendapatan sebesar 200 persen dari pasar logistik ritel," pungkasnya.

Baca juga: Update Aturan Makan di Restoran-Kafe untuk Wilayah PPKM Level 1, 2, dan 3

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.