Jalan Panjang OJK Mencapai Inklusi Keuangan 90 Persen

Kompas.com - 03/11/2021, 07:23 WIB
|

Sementara itu Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menjelaskan, dengan tingkat inklusi keuangan yang tinggi, perekonomian suatu negara akan semakin kuat. Sebab, inklusi keuangan mampu menciptakan pasar keuangan yang lebih dalam di suatu negara.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Naik Pesawat Bisa Pakai Hasil Tes Antigen

"Untuk negara-negara yang pendalaman pasar cukup dalam, itu mereka relatif lebih mampu meredam shock-shock perekonomian dan sistem keuangan," ujarnya.

Dari sisi pendanaan, inklusi keuangan juga mampu menekan biayan pendanaan proyek negara. Dengan adanya tingkat penghimpunan dana yang tinggi dari inklusi keuangan, maka suku bunga kredit juga bakal menurun.

"Suku bunga utang relatif tinggi karena memang salah satu alsan utamanya pendalaman pasar kita yang relatif rendah," kata Riefky.

Inklusi keuangan belum merata

Tingkat inklusi keuangan nasional tercatat terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) tahun 2019, indeks inklusi keuangan nasional mencapai 76,19 persen.

Mengacu kepada data tersebut, angka inklusi keuangan nasional tercatat terus mengalami pertumbuhan. Tercatat pada tahun 2013 dan 2016, tingkat inklusi keuangan nasional berada pada posisi 59,74 persen dan 67,8 persen.

Baca juga: Cerita Pelaku UMKM Raup Omzet Rp 30 Juta Per Bulan Setelah Jadi Mitra Tokopedia

Walaupun terus mengalami pertumbuhan, sebaran inklusi keuangan masih belum merata. Tingkat inklusi keuangan di wilayah perkotaan jauh lebih tinggi dibanding inklusi keuangan di wilayah pedesaan.

"Akses keuangan di perkotaan telah mencapai 84 persen, jauh lebih tinggi daripada di wilayah pedesaan yang hanya 65 persen," kata Tirta.

Selain tingkat inklusi keuangan yang belum merata, hal penting lain yang perlu disoroti ialah tingkat literasi keuangan yang relatif masih rendah, yakni sebesar 38,03 persen.

Adanya kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi berarti sejumlah masyarakat yang telah mengakses produk dan/atau layanan keuangan, belum memahami betul produk dan/atau layanan tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.