Sebelum Akhir Tahun, BEI Berharap 28 Perusahaan Akan Melantai di Bursa

Kompas.com - 03/11/2021, 12:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap sebanyak 28 perusahaan lagi bisa melantai di bursa melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) jelang tutup tahun.

"Saat ini masih ada 28 perusahaan dalam antrian di pipeline saham BEI. Berdasarkan catatan kami, sebagian besar perusahaan tersebut menggunakan Laporan Keuangan tahun 2021, dan saat ini masih dalam proses evaluasi serta kesiapan dari lembaga dan profesi penunjangnya. Tentunya kami mengharapkan semuanya bisa tercatat pada tahun ini," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Nyoman menyampaikan adanya momentum dan antusiasme para pelaku usaha yang terus berlangsung untuk melakukan penggalangan di pasar modal, diharapkan dapat mendukung pencapaian IPO tahun ini melebihi pencapaian pada tahun lalu.

Baca juga: Baru Melantai di BEI, BOBA Melesat 25 Persen dan Langsung ARA

Sejak awal tahun hingga 1 November 2021 sebanyak 40 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 32,27 triliun.

Sepanjang kuartal II 2021, lanjut dia, pencatatan saham baru di BEI masih unggul dibandingkan bursa-bursa di ASEAN. Hal itu menunjukkan animo perusahaan dan pasar yang baik dalam kondisi yang dinamis seperti sekarang ini.

"Tentunya hal ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah dan regulator pasar modal dalam menciptakan iklim investasi yang baik serta optimisme pasar atas pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Kondisi tersebut diharapkan juga turut sebagai pendukung pencapaian kami di tahun ini," ujar Nyoman.

Sebanyak 28 perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya di BEI diperkirakan akan menghimpun dana sebesar Rp 31,27 triliun.

Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline yang merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, sebanyak tiga perusahaan aset skala kecil (aset di bawah Rp50 miliar), sembilan perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp 50 miliar sampai Rp250 miliar), dan 16 perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp 250 miliar).

Baca juga: BEI: Bisnis Sekuritas Masih Menarik, tetapi...

Adapun rincian adalah dua perusahaan dari sektor barang baku, dua perusahaan dari sektor perindustrian, satu perusahaan dari sektor transportasi & logistik, lima perusahaan dari sektor barang konsumen primer, delapan perusahaan dari sektor barang konsumen nonprimer, dua perusahaan dari sektor teknologi, tiga perusahaan dari sektor energi, satu perusahaan dari sektor keuangan, satu perusahaan dari sektor properti & real estat, dan tiga perusahaan dari sektor infrastruktur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.