Kemenaker Berikan Dukungan pada LSP K3 Nasional untuk Dapatkan Lisensi dari BNSP

Kompas.com - 04/11/2021, 15:08 WIB
LSP K3 Nasional mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan BNSP di Jakarta mulai Senin (1/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021). IstimewaLSP K3 Nasional mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan BNSP di Jakarta mulai Senin (1/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021).

KOMPAS.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan dukungan penuh kepada Lembaga Sertifikasi Profesi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (LSP K3 Nasional) untuk mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai LSP Pihak Ketiga di bidang K3 sesuai ruang lingkupnya.

Dukungan itu diberikan melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3).

Sebagai informasi, LSP K3 Nasional merupakan lembaga pelaksana kegiatan sertifikasi kompetensi kerja di bidang K3.

Saat ini, LSP K3 Nasional melayani sertifikasi kompetensi K3 di seluruh wilayah Indonesia dengan skema sertifikasi Ahli K3 Umum, Auditor SMK3, dan skema-skema K3 lainnya sesuai kebutuhan industri di Indonesia.

Sertifikasi tersebut dapat dipakai masyarakat untuk memenuhi tuntutan dunia usaha, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

Proses lisensi asesor

Untuk menjamin terlaksananya penilaian yang kompeten dan kredibel, LSP K3 Nasional mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan BNSP di Jakarta mulai Senin (1/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga asesor yang dimiliki LSP K3 Nasional.

Selama lima hari, para peserta pegiat K3 yang berasal dari beragam latar seperti instansi pemerintah, asosiasi profesi, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, perusahaan jasa K3 (PJK3), dan industri lainnya mengikuti rangkaian kegiatan itu.

Pada hari pertama, Komisioner bidang Lisensi BNSP Muhammad Zubair menyampaikan arah kebijakan BNSP kepada para peserta pelatihan.

Para peserta mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan BNSP di Jakarta mulai Senin (1/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021). Dok Istimewa Para peserta mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan BNSP di Jakarta mulai Senin (1/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021).

Hadir pula dalam pembukaan acara pelatihan di hari pertama, yakni perwakilan Kemenaker RI, Direktur Bina Pengujian K3 Muhamad Idham.

Dalam kesempatan itu, Idham memberikan apresiasi dan dorongan semangat kepada para calon asesor kompetensi LSP K3 Nasional untuk turut berkontribusi dalam percepatan pembangunan kompetensi sumber daya manusia (SDM) K3 di Indonesia.

“Kami berharap, bapak ibu yang sudah lulus kompeten mengikuti kegiatan ini bisa melakukan asesmen kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pengakuan kompetensi di bidang K3,” katanya.

Pihak Kemenaker RI sebagai instansi teknis pembina, kata Idham, juga mengharapkan LSP K3 Nasional dapat mengembangan sistem asesmen jarak jauh agar situasi pandemi seperti sekarang ini tidak lagi menjadi penghalang bagi orang-orang yang ingin mendapatkan pengakuan berupa sertifikasi kompetensi di bidang K3.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.