Erick Thohir: Qatar Jajaki Investasi di Sektor Pariwisata dan Energi RI

Kompas.com - 08/11/2021, 11:12 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, Qatar berminat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor pariwisata dan energi.

Hal itu berdasarkan pertemuannya dengan dengan Sheikh Faishal Bin Thani Al Thani, Chief of Asia-Pacific & Africa Investments di Qatar Investment Authority (QIA) pada Minggu (7/11/2021) kemarin.

Lembaga investasi terbesar dunia yang dimiliki negara Qatar sekligus otoritas yang memiliki saham klub sepak bola Paris Saint Germain (PSG) itu, menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Pertemuan tadi menghasilkan sejumlah poin-poin penting, yang salah satunya minat QIA berinvestasi di bidang pariwisata, energi, dan lain-lain," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin (8/11/2021).

Baca juga: Bank BSI Buka Kantor di Dubai, Ini Tanggapan Erick Thohir

Menurut Erick, Qatar terkesan dengan pembangunan yang terus dilakukan Indonesia selama beberapa tahun terakhir di bawah kepempinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia bilang, potensi sumber daya alam maupun manusia, yang dimiliki Indonesia membuat para investor percaya untuk berinvestasi.

Kepercayaan itu, kata dia, sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki prasyarat untuk terus bertumbuh, baik secara kualitas maupun kuantitas perekonomian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini menandakan betapa besarnya potensi Indonesia di mata dunia. Tentu kerja sama bisnis yang dibangun harus dengan prinsip saling percaya dan menghormati, juga dengan prinsip tak sekadar dihitung dari sisi finansial, tapi dampaknya bagi pembangunan manusia," jelas Erick.

Pada kesempatan lawatannya ke Qatar, Erick juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammad Al Attiyah. Pertemuan ini melanjutkan pertemuan awal yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Erick bilang, pertemuan yang dilakukannya itu menghasilkan komitmen bersama untuk memajukan industri pertahanan Indonesia. Pada pertemuan itu Barzan Holding Qatar menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan PT Pindad (Persero) di bidang pertahanan Indonesia.

"Barzan menyatakan bahwa kerja sama ini nantinya bukan hanya bisnis, namun juga mencakup alih teknologi dan pengembangan SDM Pindad agar dapat bersaing dalam rantai nilai global," pungkas dia.

Baca juga: Investasi 18 Miliar Dollar AS dari UAE akan Dialokasikan ke BUMN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.