Menkop UKM Harapkan UMKM Wastra Bangkit Lewat Jogja Membatik Dunia

Kompas.com - 08/11/2021, 14:10 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan sambutan dalam peluncuran logo baru Kemenkop UKM, Senin (27/9/2021). Dok. Kementerian Koperasi dan UKMMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan sambutan dalam peluncuran logo baru Kemenkop UKM, Senin (27/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi kegiatan Jogja Membatik Dunia sebagai rangkaian Jogja International Batik Biennale (JIBB).

Kegiatan ini diselenggarakan bersama-sama dengan 24 negara lainnya di seluruh dunia.

"Kegiatan ini merupakan doa agar dunia segera pulih dari pandemi, sekaligus sebagai pernyataan kuat posisi Jogja sebagai ibu kota batik dunia," kata Teten mewakili Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dalam siaran resminya, dikutip Kompas.com, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Simak, Cara Mengecek BLT UMKM di BRI dan BNI

Menurut Teten, narasi kuat ini merupakan bukti mahakarya produk tradisi Indonesia dan mahamakna dengan filosofi yang mengakar.

“Tema yang sangat relevan dalam kondisi penuh tantangan saat pandemi seperti saat ini," kata Teten.

Pada 2009, UNESCO menetapkan Batik Indonesia sebagai Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity. Pengakuan internasional bahwa batik Indonesia merupakan bagian kekayaan peradaban manusia.

"Untuk itu, saya berharap melalui Jogja Membatik Dunia, UMKM terkait wastra tradisional, termasuk batik Indonesia dapat bangkit dan meraja di pasar global," imbuh Teten.

Pergelaran Jogja International Batik Biennale (JIBB) menampilkan motif Ceplok Mangkoro yang terinspirasi bagian belakang penutup kepala/sumping pewayangan Jawa.

Baca juga: Jamu Kuat untuk UMKM Itu Bernama RPIM

 

Berdasarkan data, ekspor batik Indonesia pada 2020 mencapai 532,7 juta dollar AS atau Rp7,5 triliun. Industri batik telah memberdayakan 200.000 tenaga kerja dari 47.000 unit usaha yang tersebar di 101 sentra wilayah Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.