Awali Presidensi Indonesia pada G20, Kemenperin Gelar Konferensi Regional Pembangunan Industri

Kompas.com - 09/11/2021, 09:05 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat konferensi pers RCID secara virtual, Senin (8/11/2021). (Tangkapan layar) KOMPAS.com/ ELSA CATRIANAMenteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat konferensi pers RCID secara virtual, Senin (8/11/2021). (Tangkapan layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama United Nations on Industrial Development Organization (UNIDO) akan menyelenggarakan Konferensi Regional Pembangunan Industri atau Regional Conference on Industrial Development (RCID) yang ke-pada 2, 10-11 November 2021.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, gelaran yang mengusung tema Acceleration of Industry 4.0 for Inclusive and Sustainable Industrialization ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam membina kerja sama di Asia Pasifik untuk penerapan dan pemanfaatan Industri 4.0 yang berkelanjutan.

"Penyelenggaraan RCID ke-2 ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam membina kerja sama di Asia Pasifik untuk penerapan dan pemanfaatan Industri 4.0 untuk pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan di masa pandemi Covid-19," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat konferensi pers RCID secara virtual, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Menperin: Produsen Gula Terbesar Dubai Siap Investasi Rp 28,68 Triliun

Menperin menuturkan, penyelenggaraan konferensi ini mengawali persiapan pertemuan Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2022 sebagai rangkaian dari Presidensi Indonesia di G20 yang akan mengambil tema "Recover Together, Recover Stronger".

“Karenanya, RCID ke-2 dikemas sebagai forum pendahuluan untuk membahas isu prioritas sekitar industri dan mendapatkan masukan dari negara-negara Asia Pasifik anggota UNIDO, yang kemudian akan diangkat pada pertemuan TIIWG dalam Presidensi G-20 Indonesia pada tahun 2022 tersebut,” jelas Menperin.

Penyelenggaraan RCID ke-2 berfokus pada tantangan dan peluang penerapan Industri 4.0 di kawasan Asia Pasifik pada masa pandemi Covid-19.

Tujuannya untuk saling bertukar wawasan dan pengalaman dalam upaya mempercepat pemulihan sektor industri dan ekonomi di kawasan melalui penerapan Industri 4.0.

“Melalui RCID, Pemerintah Indonesia berupaya membina kerja sama di Asia Pasifik untuk penerapan dan pemanfaatan Industri 4.0 untuk pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan atau Inclusive and Sustainable Industrial Development (ISID) di masa pandemi Covid-19,” lanjut Menperin.

Ada empat tema besar yang akan diangkat dalam konferensi ini, yaitu peningkatan partisipasi Industri Kecil Menengah (IKM) pada rantai pasok global atau Global Value Chains (GVC), penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Strategi Transisi Industri Menuju Industri Hijau dan Ekonomi Sirkular, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Selanjutnya, RCID juga akan membahas topik-topik meliputi ekosistem transformasi digital, masalah inklusivitas dan keberlanjutan serta upaya kerja sama regional untuk mempercepat adopsi Industri 4.0.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.