Bio Farma: Biaya Tes PCR Bisa Rp 275.000 karena Harga Reagen Hanya Rp 90.000

Kompas.com - 11/11/2021, 09:00 WIB
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir (kedua kanan) di Kompeks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021). ANTARA FOTO/Aprillio AkbarDirektur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir (kedua kanan) di Kompeks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga tes PCR kian turun seiring dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan menjadi Rp 275.000 untuk wilayah Jawa-Bali dan Rp 300.000 untuk di luar wilayah itu. Padahal, harga tes PCR sebelumnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Hal ini membuat publik penasaran dengan komponen biaya per sekali tes PCR. PT Bio Farma (Persero) sebagai perusahaan yang memproduksi alat tes PCR pun menjelaskan struktur biaya yang membentuk harga tes PCR saat ini.

Salah satunya adalah harga reagen kit PCR yang semakin turun menjadi Rp 90.000 per tes, sehingga tarif layanan PCR yang dikenakan di Bio Farma pun menjadi sekitar Rp 275.000.

Baca juga: Dirut Bio Farma Buka-Bukaan Terkait Harga Tes PCR yang Terus Turun

Reagen kit PCR merupakan cairan yang digunakan untuk mendukung pengujian tes PCR swab maupun alternatif gargle PCR. Reagen biasanya ditambahkan untuk melihat reaksi kimia, salah satunya dalam diagnosis infeksi virus Covid-19.

"Jadi yang dimaksud dengan harga Rp 90.000 adalah harga reagen test kit PCR-nya, bukan tarif layanan PCR secara keseluruhan," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Kamis (11/11/2021).

Ia menjelaskan, dengan harga reagen yang Rp 90.000 itu, kontribusi produk Bio Farma (seperti mBioCov-19 dan BioVTM/Biosaliva) hanya berkisar antara 31 persen-34 persen dari seluruh komponen pelayanan pemeriksaan PCR, sedangkan komponen lainnya diluar kendali Bio Farma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Honesti, saat ini harga e-katalog yang masih tayang untuk reagen kit PCR adalah Rp 193.000 termasuk PPN, sejak Februari 2021. Kini sedang dalam proses pengajuan harga baru, yakni menjadi Rp 89.100 termasuk PPN.

"Kebijakan dan penetapan tarif pemeriksaan PCR adalah kewenangan dari Kementerian Kesehatan. Sampai saat ini dengan harga Reagen sebesar Rp 90.000, maka harga tarif layanan PCR di Bio Farma sendiri menjadi sekitar Rp 275.000," kata dia.

Meski demikian, Honesti menekankan bahwa struktur harga tes PCR ini bisa berbeda-beda tergantung pada masing-masing laboratorium.

Sebab, ada beberapa komponen lainnya yang dapat memengaruhi harga tersebut, seperti RNA kit ekstraksi, Bahan Material Habis Pakai (BMHP), Alat Pelindung Diri (APD), serta biaya operasional maupun layanan dari masing-masing laboratorium.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.