Lewat Situs Cekfintech.id, Asosiasi Fintech Berantas Fintech Ilegal dan Investasi Bodong

Kompas.com - 11/11/2021, 14:40 WIB
Ilustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal. Dok.ShutterstockIlustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama para pemangku kepentingan industri fintech lainnya meluncurkan situs cekfintech.id pada perayaan Hari Fintech Nasional hari ini, Rabu (11/11/2021).

Ketua AFTECH Pandu Sjahrir mengatakan, situs tersebut diluncurkan dalam rangka mendukung upaya pemberantasan praktik-praktik yang merugikan masyarakat, yakni investasi dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Baca juga: Di Tengah Sorotan Pinjol Ilegal, Penyaluran Pembiayaan Fintech Tetap Melesat

"Website ini diharapkan dapat menjadi one-stop-shop bagi masyarakat yang ingin mencari tahu informasi lebih lanjut sebelum menggunakan fintech," ujar dia, dalam pembukaan rangkaian acara Bulan Fintech Nasional, Kamis (11/11/2021).

Pandu menyebutkan, potensi industri fintech di Indonesia sangat terbuka, seiring dengan semakin luasnya akses internet dan masih adanya sejumlah masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional.

Namun demikian, belakangan juga semakin marak praktik-prakik keuangan berbasis digital yang merugikan masyarakat, seperti investasi bodong dan pinjol ilegal.

Oleh karenanya, untuk mengatasi praktik merugikan tersebut, masyarakat dapat mengakses situs cekfintech.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: AFSI: Hanya Ada 17 Fintech Syariah yang Beroperasi di Indonesia

Dalam situs itu, masyarakat dapat legal atau resmi tidaknya suatu aplikasi fintech, melakukan pengecekan rekening sebelum bertransaksi dengan fintech, serta memperoleh informasi edukasi literasi keuangan digital.

"Kami berharap website www.cekfintech.id ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, bagi upaya pemberantasan investasi bodong dan pinjol illegal, serta upaya kolaboratif untuk mendorong terciptanya ekosistem fintech dan keuangan digital yang inovatif dan bertanggung jawab," tutur Pandu.

Pandu menjelaskan, peluncuran cekfintech.id akan diikuti dengan program kerja untuk memperkuat implementasi dari kode etik penyelenggara fintech, mengembangkan dan membangun infrastruktur penunjang dalam industri, mendorong peningkatan kualitas penyelesaian keluhan konsumen, serta meningkatkan edukasi dan literasi.

"Semuanya berlandaskan kolaborasi dan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan dan mitra-mitra baik dalam maupun luar negeri," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.