Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hingga 11 November 2021, Realisasi BLT Dana Desa Capai Rp 16,37 Triliun

Kompas.com - 11/11/2021, 21:03 WIB
Yoga Sukmana

Editor

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, penyaluran dana desa telah mencapai Rp 54,08 triliun. Dari jumlah tersebut, salah satunya untuk BLT dana desa.

"BLT dana desa yang sudah salur sampai dengan 11 November ini sudah Rp 16,37 triliun," ucap Abdul dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/11/2021).

Abdul mengatakan, target penyaluran BLT dana desa tahun ini sebesar Rp 20,27 triliun. Artinya, realisasi BLT dana desa per 11 November telah mencapai 81 persen dari target.

Kementerian Desa PDTT menerangkan, BLT dana desa telah tersalurkan kepada 5.631.638 keluarga penerima manfaat (KPM). Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 persen KPM merupakan perempuan kepala keluarga (Pekka).

Baca juga: Pendapatan PLN Capai Rp 204 Triliun hingga Kuartal III-2021

Jika dilihat berdasarkan pekerjaan, 37,66 persen KPM adalah petani, 21,4 persen KPM adalah buruh tani. Serta 36,73 persen KPM adalah pedagang dan UMKM.

Selain itu, Abdul mengatakan, penggunaan dana desa juga untuk sejumlah hal. Diantaranya, dana desa untuk desa aman Covid-19 sebesar Rp 5,33 triliun, dana desa untuk padat karya tunai desa (PKTD) sebesar 4,24 triliun.

Serta dana desa untuk kegiatan pembangunan desa di luar skema PKTD sebesar Rp 28,12 triliun.

Kemudian, penggunaan dana desa untuk padat karya tunai desa (PKTD) telah menyerap 2.225.624 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, 925.675 pekerja merupakan pekerja dari keluarga miskin, 622.929 orang adalah penganggur dan 66.919 pekerja merupakan pekerja dari kelompok marjinal lain. Serta 30.724 pekerja dari keluarga yang memiliki anggota keluarga sakit kronis dan menahun. (Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo)

Baca juga: Cara Tepat Menghadapi Debt Collector Pinjol

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Realisasi penyaluran BLT dana desa telah mencapai Rp 16,37 triliun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Masihkah Indramayu Jadi Lumbung Pangan Nasional untuk Ketahanan Pangan?

Masihkah Indramayu Jadi Lumbung Pangan Nasional untuk Ketahanan Pangan?

Whats New
Harga Bahan Pokok Kamis 13 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Kamis 13 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Mengintip Upaya Jangka Pendek Kementan dalam Menggenjot Produksi Beras

Mengintip Upaya Jangka Pendek Kementan dalam Menggenjot Produksi Beras

Whats New
Tersandung Gagal Bayar, Investree Belum Dapat Tambahan Modal

Tersandung Gagal Bayar, Investree Belum Dapat Tambahan Modal

Whats New
Ini 'Ramalan' Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia 2024-2025

Ini "Ramalan" Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia 2024-2025

Whats New
Nyaris 10 Juta Gen Z Menganggur, Kemenko Perekonomian Tawarkan Program Prakerja

Nyaris 10 Juta Gen Z Menganggur, Kemenko Perekonomian Tawarkan Program Prakerja

Whats New
IHSG Bakal Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Melemah Hari Ini, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
 The Fed Pertahankan Suku Bunga Tetap Stabil, dan Berencana Lakukan Pemotongan Tahun Ini

The Fed Pertahankan Suku Bunga Tetap Stabil, dan Berencana Lakukan Pemotongan Tahun Ini

Whats New
The Fed Tahan Suku Bunga, Saham di Wall Street Mayoritas Bullish

The Fed Tahan Suku Bunga, Saham di Wall Street Mayoritas Bullish

Whats New
Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Whats New
[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Diperintah Jokowi Akuisisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Diperintah Jokowi Akuisisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Whats New
OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com