KILAS

Panen 3 Kali Semusim, Karawang Ingin Dijadikan Mentan SYL Model Pertanian Modern

Kompas.com - 13/11/2021, 18:07 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat mengunjungi para petani di Desa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Sabtu (13/11/2021). DOK. Humas Kementerian PertanianMenteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat mengunjungi para petani di Desa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Sabtu (13/11/2021).

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menginginkan agar Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) dapat menjadi model pertanian modern yang bisa panen tiga kali dalam semusim.

“Bapak, Ibu sekalian. Kita harus bisa membuat negeri ini panen 3 kali. Kita rumuskan, yuk. Dan saya mau Kecamatan Rawamerta di Karawang ini menjadi contohnya pertanian hebat di Jawa Barat,” ucapnya, saat mengunjungi petani di Desa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Sabtu (13/11/2021).

Menurut Mentan SYL, panen tiga kali dalam semusim dapat terwujud, lantaran wilayah Karawang memiliki tanah subur dan terbukti telah menjadi lumbung pangan nasional.

Ia pun mengaku senang dapat berdialog dengan para petani di Desa Gombongsari.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Mentan SYL Ajak Jajarannya Wujudkan Swasembada Pangan

“Alhamdulillah. Hari ini saya senang karena petani dalam keadaan sehat, sehingga mereka bisa menyediakan kebutuhan pangan,” ucapnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Mentan SYL pada kesempatan sama juga ikut mencoba memanen padi dengan arit dan combain harvester.

Sementara itu, petani Desa Gombongsari Sakum (53) mengaku senang karena dapat berdialog dengan Mentan. Sebab, sebelumnya belum pernah ada Mentan yang berkunjung.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berbincang dengan petaniDesa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Sabtu (13/11/2021).DOK. Humas Kementerian Pertanian Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berbincang dengan petaniDesa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Sabtu (13/11/2021).

“Saya kaget juga karena baru pertama kali dalam hidup saya bertemu dengan sosok Menteri yang diutus Jokowi,” ucap Sakum.

Biasanya, lanjut dia, hanya pejabat daerah saja yang turun memberi bantuan.

Sakum mengaku, perhatian Kementerian Pertanian (Kementan) kepada para petani di Karawang begitu besar, terutama dalam menyediakan benih unggul dan alat mesin pertanian (alsintan).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.