Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Arti Penting dari Pertahanan Udara

Kompas.com - 14/11/2021, 10:23 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Serbuan mendadak Jepang di pagi hari tanggal 7 Desember 1941 seakan membangunkan “macan tidur”, karena setelah itu Amerika meningkatkan kekuatan perang besar besaran untuk “membalas dendam”.

Demikianlah , maka pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, armada udara Angkatan Darat Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Senjata nuklir ini memakan korban tidak kurang dari 335.000 orang yang sebagian besar adalah warga sipil.

Baca juga: Ini Kesiapan AirNav Guna Pendaratan Pesawat Logistik di Lombok Untuk Event WSBK

Pesawat Bomber B-29 Superfortress yang menjatuhkan senjata pemusnah masal tersebut serta merta menyelesaikan dan menghentikan jalannya perang dunia kedua. Jepang menyerah 6 hari setelah pemboman di tanggal 15 Agustus 1945.

Momentum ini tercatat juga sebagai peluang emas bagi Indonesia untuk Merdeka pasca pendudukan Jepang di Indonesia.

Pada tanggal 11 September 2001 yang selanjutnya dikenal sebagai tragedi 9/11, kelompok teroris Al Qaeda berhasil dengan sukses meruntuhkan Twin Tower di New York City, Land Mark kebanggaan Amerika Serikat.

Di pagi hari itu, empat pesawat terbang sipil komersial berhasil dibajak untuk melaksanakan misi menyerang target yang sudah direncanakan. 

Dua Pesawat berhasil meruntuhkan Twin Tower, satu pesawat yang mengarah ke Washington DC gagal mencapai sasaran dan satu pesawat lainnya berhasil menabrak Gedung Pentagon.

Baca juga: Kereta Cepat Dijuluki Proyek Nanggung, Ini Kata KCIC dan Ridwan Kamil

Tragedi 9/11 banyak disebut sebagai the second pearl harbor, karena unsur surprise-nya yang sama sekali gagal diantisipasi oleh aparat keamanan nasional Amerika Serikat.

9/11 telah memaksa pemerintah Amerika Serikat membentuk badan keamanan nasional baru yang diberi nama Departement of Homeland Security.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.